Follow our news chanel

SDN 1 Dekai kelebihan murid , ruang kelas tidak cukup

SDN 1 Dekai kelebihan murid , ruang kelas tidak cukup 1 i Papua
Suasana SD Negeri 1 Dekai Kabupaten Yahukimo- Jubi/ David Sobolim

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yahukimo, Jubi – Jumlah murid di SD Negeri Dekai Kabupaten Yahukimo berlebih. Ruang kelas terbatas. Pihak sekolah terpaksa membagi waktu belajar secara bergilir pada  pagi dan siang hari.

Pembagian waktu belajar bagi murid-murid ini terjadi sejak tahun ajaran 2019/2020. Kelas IV -V belajar jam 10:00-12:30. Kelas I,II,III dan VI belajar pagi hari seperti biasa.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala SD Negeri 1 Dekai Kabupaten Yahukimo, Suryadi Timang, pada Jumat (27/7/2019) di Dekai Kabupaten Yahukimo.

“ Kami menjalankan kurikulum 2013, maka kami harus bagi waktu belajar bagi murid. Karena itu rasio murid dan guru menjadi 25 banding 1,” ujarnya. Sebelum menggunakan kurikulum 2013, jumlah murid dalam satu kelas bisa mencapai 60 orang.

Adapun dalam satu tahun, jumlah penerimaan murid baru mencapai 200 murid. Sering terjadi argumen antara guru dengan orangtua murid jika anaknya tidak terima di SDN Dekai.

“Semua PNS di Kabupaten Yahukimo maunya punya anak masuk di SD Negeri. Karena sistem zonasi tidak berlaku di sini,” ujarnya

Loading...
;

Di SD tersebut, jumlah total murid mencapai 700an orang. Sedangkan jumlah guru sebanyak 28 orang, ditambah 13 orang guru honorer.

Pihak sekolah sudah mengajukan permohonan penambahan bangunan gedung sekolah, tetapi sampai saat ini belum ada jawaban dari Pemda.

Kepala sekolah yang baru satu tahun menjabat itu bilang, tak tahu alasan kenapa banyak orangtua murid menginginkan anaknya sekolah di SD Negeri 1 Dekai. Padahal menurutnya kualitas SD lainnya di wilayah itu cenderung sama.

Yando Asso, salah satu orangtua murid menambahkan dirinya memilih menyekolahkan anaknya di SDN 1 Dekai karena kualitas guru-guru yang mengajar benar-benar lulusan sarjana keguruan. Dia meragukan kualitas guru di sekolah lain. “Di sekolah swasta guru-guru berasal dari jurusan lain, karena tidak ada pekerjaan maka mereka mengajar,” kata dia berpendapat.(*)

Editor: Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top