HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Sebagian Entrop terendam banjir, warga mengungsi karena isu Tsunami

Papua No. 1 News Portal | Jubi , 

Jayapura, Jubi – Hujan deras yang mengguyur Kota Jayapura hingga Kota Sentani sejak pukul 19.00 WP, Sabtu (5/1/2019), menyebabkan puluhan rumah di pesisir Argapura Bawah, pantai Hamadi hingga Entrop terendam banjir.

Banjir disebabkan meluapnya sungai Hanyaan di Entrop, Sungai Twano yang mengalir dari belakang kompleks CV Tomas dan sungai yang mengalir di sekitar SMAN 4 Jayapura hingga belakang pusat perbelanjaan Papua Trade Centre (PTC) Entrop, Distrik Jayapura Selatan.

Jumani, warga sekitar SMAN 4, Kelurahan Entrop mengatakan banjir mulai menggenangi rumah warga sekira pukul 22.53. WP. Tidak seperti biasanya, banjir kali ini cepat sekali surut, hanya menggenangi rumah selama 1,5 jam.

“Biasanya hanya air yang masuk, tapi kali ini banjir membawa lumpur. Kami membersihkan rumah sampai tiga jam tidak bersih juga,” kata kepada Jubi, Minggu (6/1/2019).

Surutnya air dengan cepat, kata Jumani diperkirakan karena kondisi air laut yang sedang surut pada Sabtu Malam tersebut.

Beberapa wilayah seperti kompleks PTC Entrop terendam hingga pinggang orang dewasa. Derasnya hujan bahkan mengakibatkan jalan di sebelah kantor Wali Kota Jayapura longsor dan terputus.

Loading...
;

Di Distrik Abepura, banjir menggenangi kompleks perumahan Organda, Padang Bulan. Sampai pukul 10.00, Minggu (6/1/2019), air masih setinggi mata kaki orang dewasa.

Isu Tsunami

Saat hujan deras, warga Kota Jayapura dihebohkan dengan pesan berantai di media sosial WhatsApp yang mengabarkan akan terjadi Tsunami di pesisir pantai Kota Jayapura.

Sejak pukul 00.00 WP, secara bertahap ratusan warga mengungsi ke Kantor Wali Kota Jayapura yang berada di atas bukit Entrop, Distrik Jayapura Selatan.

“Tetangga yang bangunkan saya. Katanya Air laut surut. Saya lihat, air laut memang surut. Saya lalu mengajak keluarga saya bersama tetangga ke  kantor Wali Kota,” kata Nasrul warga jalan baru Entrop.

Baca juga  Panpel dan Persipura mania bersepakat soal tribun Liverpool

Menyikapi isu yang beredar, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Istilah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Papua mengeluarkan pesan singkat kepada masyarakat, bahwa tidak ada gempa bumi yang memicu terjadi tsunami di wilayah Jayapura dan sekitarnya.

“Diperkirakan air surut terjadi karena memang pada fase surutnya air laut,” katanya.

Saat ini BMKG papua hanya mengeluarkan peringatan terkait gelombang tinggi di Pantai Utara Papua yang disebabkan karena faktor cuaca.(*)

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa