Follow our news chanel

Previous
Next

Sebanyak 82 siswa SMA Negeri 1 Wamena pindah sekolah

Siswa-siswi SMA Negeri 1 Wamena. -Jubi/Islami
Sebanyak 82 siswa SMA Negeri 1 Wamena pindah sekolah 1 i Papua
Siswa-siswi SMA Negeri 1 Wamena. -Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Sebanyak 82 siswa-siswi di SMA Negeri 1 Wamena, memilih pindah sekolah pascarusuh 23 September 2019.

Kepala SMA Negeri 1 Wamena, Yosep Wibisono, yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/1/2020), mengatakan dari 900-an siswa yang terdaftar di data pokok pendidikan, 82 telah meminta surat pindah.

“Awalnya ada 63 siswa yang sudah pindah, tetapi setelah masuk sekolah usai libur semester, bertambah lagi hingga totalnya ada 82 orang yang pindah ke sekolah lain, dan rata-rata ke luar Wamena,” katanya.

Menurutnya, kebanyakan siswa yang memilih pindah sekolah, setelah mereka ikut ujian akhir semester pada November 2019 lalu, sehingga hal itu berpengaruh pada data pokok pendidikan karena jumlah siswa berkurang.

“Sekarang ini ada kelas XI IPA dari lima kelas tinggal empat kelas, dan ini harus dimerger sebab laporan dapodik menolak, karena tidak relevan antara jumlah siswa dengan ruang belajar yang ada,” katanya.

Ia juga mengakui jika hingga kini masih ada siswa-siswi di semester baru yang belum hadir ke sekolah, tanpa alasan yang jelas.

Loading...
;

“Berbagai usaha kami sudah lakukan, tetapi kami pun ada batas toleransi. Makanya kami harap peran serta orang tua agar bisa memberikan kepastian, apa penyebab sebenarnya hingga anak-anak belum kembali ke sekolah,” kata Yosep.

Sementara itu, Wakil Kepala SMA PGRI Wamena, Marden Saragih, mengaku baru sekitar 100-an siswa hadir saat masuk libur sekolah pada Senin (13/1/2020).

“Dari total 425 siswa siswi yang terdaftar, tingkat kehadiran siswa relatif baik. Hanya memang masih ada yang belum kembali, mungkin karena mereka memilih untuk kembali ke kampungnya masing-masing, yang rata-rata dari kabupaten lain,” katanya.

Ia mengatakan sejauh ini baru dua orang tua siswa yang datang ke sekolah, untuk mengusulkan pemindahan anaknya ke sekolah lain.

“Beberapa orang tua sudah ada yang ingin anaknya pindah, tetapi sampai hari ini baru dua orang yang mengusulkan, berarti masih banyak yang ada di sekitar Pegunungan Tengah ini,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top