Follow our news chanel

Previous
Next

Sebelas tahanan positif korona, Gustaf Kawer: Segera cari solusi nasib tahanan

Infografis - Jubi/Satgas Covid-19
Sebelas tahanan positif korona, Gustaf Kawer: Segera cari solusi nasib tahanan 1 i Papua
Infografis – Jubi/Satgas Covid-19

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sebanyak 11 tahanan Kepolisian Resor Kota Jayapura terkonfirmasi positif terinfeksi virus Korona setelah sampel swab 20 tahanan yang dirawat di RS Bhayangkara melalui pemeriksaan PCR Sabtu (16/5/2020).

Direktur Perkumpulan Advokat Hak Asasi Manusia Papua, Gustaf Kawer mengatakan surat edaran Kemenkumham yang menutup akses tahanan baru masuk Lapas sebagai upaya pencegahan penularan virus korona, kini jumlah tahanan di Polres menjadi kelebihan kapasitas.

Semua institusi mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Kanwil Hukum dan Ham harus menyadari virus korona ini kan sangat berbahaya. Sangat penting ada koordinasi antar institusi tersebut untuk menyelesaikan persoalan ini. Yang kami tahu di Rutan Polresta selain tahanan Kepolisian ada juga tahanan Jaksa, tahanan hakim mulai dari Pengadilan Negeri Klas IA Jayapura, Pengadilan Tinggi Jayapura hingga Mahkamah Agung yang masih dalam proses hukum, semua harus memikirkan hak tahanan,” katanya kepada Jubi di Jayapura (16/5/2020).

Kawer memberi contoh di Polres Kota Jayapura, kapasitas tahanan untuk menampung 30 orang, tapi kini terisi 90 orang.

“Penuh sekali! Bagaimana bisa jalankan protokol kesehatan social distancing dan physical distancing?” katanya.

Menurutnya, ada banyak solusi yang bisa ditempuh untuk mengatasi persoalan ini, mulai dari penghentian proses hukum hingga penangguhan proses hukum.

Loading...
;

“Misalnya tahanan dengan kualifikasi kejahatan ringan, sebaiknya dihentikan saja proses hukumnya, sedangkan yang kualifikasi kejahatan yang dianggap berat dapat ditangguhkan atau dialihkan penahanannya hingga keadaan virus Covid-19 ini membaik barulah proses hukum dilanjutkan termasuk pelakunya ditahan, penangguhan atau pengalihan ini dapat dilakukan dengan syarat dan jaminan yang jelas,” katanya.

Karena jika harus dipertahankan ditahan dengan kondisi berjejal di dalam tahanan, kata Kawer akan mengabaikan hak-hak tahanan seperti yang diatur dalam perundangan.

“Kalau tetap ditahan, seharusnya disiapkan ruangan yang layak, agar mereka ditahan bisa aman dari penyebaran penyakit ini,” katanya.

Ia meminta institusi kepolisian membuka diri membicarakan tentang persoalan ini, karena akan menjadi beban pekerjaan buat kepolisian dan juga resiko penularan bagi para anggotanya.

“Kalau ada banyak tahanan yang positif [korona], Institusi kepolisian yang jadi kambing hitam. Polisi harus buka diri untuk selesaikan persoalan ini,” katanya.

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule Sp.OG membenarkan adanya 11 tahanan Polres Kota Jayapura yang terkonfirmasi positif korona, Sabtu (16/5/2020).

Sumule menjelaskan pihaknya sampai saat ini sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Kota Jayapura, dalam konteks pemeriksaan kesehatan tahanan.

“Kami membangun koordinasi tidak dalam mendistribusikan tahanan. Kami berkoordinasi tentang pemeriksaan kesehatan, lalu dalam pelaksanaan PCR. Kalau positif, kami pikirkan bersama merawat mereka dimana,” kata Sumule.

Setelah mendapatkan 11 kasus positif, Tim Satgas Provinsi dan Dinkes Kota Jayapura berencana akan melakukan pengambilan sampel swab kepada semua tahanan Polres Kota Jayapura, walau hasil rapid test mereka non reaktif.

“Sesuai protokol, walau hasilnya non reaktif, ada istilah positif palsu dan negatif palsu. Tapi ketika ada kontak yang sangat erat dengan orang positif, walau mereka negatif, harus menjalani pengambilan swab untuk dilakukan pemeriksaan PCR,” jelasnya.

Menurutnya Golden standard atau penentu seseorang positif atau negatif terinfeksi virus korona, adalah lewat pemeriksaan PCR.

Sebelumnya, Rabu lalu, 90 tahanan Polres Kota Jayapura telah menjalani tes cepat atau rapid test. Sejumlah 43 orang tahanan mendapat hasil tes cepat reaktif. Dari 43 orang tahanan, sampel swab 20 tahanan sudah diperiksa dan hasilnya 11 diantaranya positif. Sedangkan 23 sampel lainnya, sedang dalam pemeriksaan malam ini.(*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top