Follow our news chanel

Previous
Next

Seekor gajah liar dibunuh saat terpisah dari rombongannya

Gajah liar,pixabay.com
Seekor gajah liar dibunuh saat terpisah dari rombongannya 1 i Papua
Gajah liar,pixabay.com

Gajah yang mati tersebut merupakan gajah tunggal yang telah terpisah dari rombongannya pada kantong Gajah Tesso Tenggara.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Pekanbaru, Jubi – Seekor gajah liar dibunuh karena dianggap hama dan kerap memasuki permukiman warga. Gajah yang mati tersebut merupakan gajah tunggal yang telah terpisah dari rombongannya pada kantong Gajah Tesso Tenggara.

“Berdasarkan hasil dokumentasi yang disampaikan oleh pelapor kepada BBKSDA Riau, terlihat kondisi bagian depan kepala gajah luka terbuka bekas sayatan benda tajam, sedangkan gading gajah masih dalam keadaan utuh,” kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, Kamis, (16/4/2020).

Baca juga : Gubernur Herman minta masyarakat tetap lindungi gajah

Banjir merendam Perumahan Gajah Mada di Sentani

Seekor anak gajah di Riau terjerat dan terpisah dari rombongan

Loading...
;

Selain itu kondisi bangkai gajah terlihat belalai sudah terpotong dan bagian belalai lainnya masih berada di sekitar bangkai gajah tersebut. Ia menjelaskan pada Rabu kemarin pukul 14.12 WIB menerima laporan adanya seekor gajah sumatera yang mati dari Babhinkamtibmas Polsek Kelayang.

Suharyono menjelaskan sejak 2019 lembaganya bersama masyarakat setempat sudah beberapa kali berupaya menghalau gajah liar. Namun upaya penghalauan mengalami kendala dikarenakan masih ada beberapa desa yang akan dilalui saat proses penghalauan kurang kooperatif.

Untuk mengantisipasi adanya tindakan dari masyarakat, pada kesempatan yang sama BBKSDA Riau bersama aparat kepolisian mensosialiasikan agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang dapat membahayakan satwa liar Gajah.

“Balai Besar KSDA Riau mengutuk keras atas kejadian pembunuhan satwa liar gajah sumatera dan bersama dengan penegak hukum akan melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini,” Suharyono menjelaskan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top