Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Sejumlah ahli mengungkap peradaban purba di Raja Ampat

papua
Panorma alam di Kepulauan Raja Ampat - Antara/Ernest Broning Kakisina.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Sejumlah ahli mengungkap keindahan tersembunyi di Raja Ampat yang selama ini dikenal sebagai  destinasi top dunia. Tercatat Raja Ampat juga menjadi pendaratan manusia purba penutur Austronesia, yang berdatangan dari Asia Tenggara menuju Paparan Sahul, sebuah benua saat Australia dan Papua masih menyatu.

“Raja Ampat jadi lokasi pendaratan pertama nenek moyang bangsa-bangsa Papua, Papua Nugini, dan Australia setelah para ahli arkeologi membuat pemodelan komputer,” kata Dylan Gaffney mahasiswa arkeologi University of Cambridge, Inggris, yang meneliti kehidupan prasejarah di Raja Ampat dalam tulisanya.

Sejumlah ahli mengungkap peradaban purba di Raja Ampat 1 i Papua

Baca juga : Pemkab Raja Ampat tepis tudingan MRPB terkait Rp36 M royalti PT Gag Nikel

Masyarakat adat Raja Ampat pertanyakan royalti Rp36 miliar dari PT Gag Nikel

Kapal pesiar hanya melintas dan tak singgah di daratan Raja Ampat

Hasil kajian itu memungkinkan beberapa peneliti untuk berhipotesis bahwa Kepulauan Raja Ampat mewakili lokasi pendaratan yang paling mungkin.  Menurut Dylan, simulasi komputer lain menunjukkan bahwa  kolonisasi ini disengaja dan melibatkan ratusan orang yang merencanakan perjalanan mereka, dan dengan sengaja mengarahkan perahu atau rakit kecil dari pulau-pulau Asia Tenggara untuk mencapai Paparan Sahul.

Loading...
;

“Para pelaut Zaman Batu itu menetap dan tinggal di Papua hingga Maluku. Salah satu karya mereka yang tersembunyi di dua-gua berupa seni lukis di atas batu, rock art,” kata Dylan.

Rock art di Raja Ampat dan sekitarnya dibincang pakar dalam pembahasan webinar bertajuk “Rock Art Papua dalam Dimensi Ruang dan Fungsi”. Perhelatan itu digelar Balai Arkeologi Papua bersama Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia Komisariat Daerah Sulawesi, Maluku, dan Papua (IAAI Sulam Papua) Rabu 12 Agustus 2020.

Para narasumber berusaha memecahkan dan mendiskusikan bersama bagaimana korelasi dan makna atas gambar-gambar cadas dari masa prasejarah, yang selama ini banyak menghiasi dinding batuan karts di wilayah seperti Papua, Maluku juga Sulawesi.

Para narasumber berusaha memecahkan dan mendiskusikan bersama bagaimana korelasi dan makna atas gambar-gambar cadas dari masa prasejarah, yang selama ini banyak menghiasi dinding batuan karts di wilayah seperti Papua, Maluku juga Sulawesi. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top