Follow our news chanel

Previous
Next

Sejumlah fasilitas publik di Jakarta ini terbakar saat demonstrasi Omnibus Law

Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Sejumlah fasilitas publik di Jakarta terbakar saat demonstrasi protes pengeshan Omnibus Law, Kamis (8/10/2020) kemarin sore. Tercatat ada tiga pos polisi dan dua halte bus Transjakarta yang terbakar, yakni pos polisi Patung Kuda Arjuna Wiwaha, pos polisi Tugu Tani, pos polisi di Harmoni, halte bus Bundaran HI, dan halte bus Sarinah. Pos polisi Patung Kuda dan Tugu Tani diduga dibakar oleh massa aksi sedangkan di pos polisi Tugu Tani, massa terlihat merusak menggunakan benda tumpul.

Kobaran api sebelumnya juga dikabarkan terjadi di pos polisi Harmoni. Sejak siang bentrok memang terjadi di titik demo. Meski sempat mereda, bentrokan kembali pecah pada sore hari.  Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengaku  telah meminta jajarannya mengamankan aksi demonstrasi sesuai aturan yang berlaku.

“Kami sudah koordinasikan dengan Polda jajaran untuk amankan sesuai dengan SOP. Dimohon untuk para demostran tetap tenang dan tidak terprovokasi,” kata Argo.

Baca juga : Kekecewaan Omnimbus Law kian meluas, di Bandung ribuan buruh turun jalan

Penularan Covid-19 dikhawatirkan melonjak pasca demontrasi omnibus law

Respons PGI atas penetapan RUU Omnibus Law Cipta Kerja jadi UU Cipta Kerja

Loading...
;

Ia mengatakan, ada cara lain untuk menyampaikan penolakan UU Ciptaker, yakni dengan menguji di Mahkamah Konstitusi.

“Untuk aspirasi silahkan di bawa ke MK kalau tidak terima,” kata Argo menambahkan.

Adapun, Argo meminta agarpedemo tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan informasi bohong atauhoaks yang tersebar. Polisi diketahui sempat melarang kegiatan unjuk rasa dilakukan di wilayah DKI Jakarta. Namun sejak pagi, sejumlah massa aksi telah mencoba masuk ke dalam wilayah DKI Jakarta.

Aksi massa penolak Omnibus Law UU Ciptaker sendiri telah dimulai sejak Kamis pagi. Rencananya massa yang terdiri dari buruh dan mahasiswa itu akan melakukan aksi di depan Istana Negara. Namun aparat kepolisian telah berjaga ketat di sekitar istana. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top