Follow our news chanel

Sejuta pohon untuk kawasan Robonghollo

Kawasan penyangga Robonghollo yang hancur diterjang banjir bandang Maret silam - Jubi/Engel Wally
Sejuta pohon untuk kawasan Robonghollo 1 i Papua
Kawasan penyangga Robonghollo yang hancur diterjang banjir bandang Maret silam – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura, Kris Kores Tokoro, mengatakan dalam rangka memperingati Hari Air dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2019, pihaknya akan melakukan penanaman sejuta bibit pohon di kawasan cagar alam dan kawasan penyangga Robonghollo.

Dikatakan, hal ini dimaksud untuk mengembalikan kawasan cagar alam yang sudah diporak-porandakan oleh banjir bandang yang menerjang Sentani Maret silam, tetapi juga perambah hutan dengan pembukaan kebun oleh masyarakat lokal.

Kata mantan Kepala Distrik Sentani ini juga mengatakan ada berbagai jenis bibit pohon yang akan ditanami dikawasan cagar alam yang untuk zona satu mencakup 1000 hektar lebih.

“Informasi awal sudah kami sampaikan kepada semua warga yang membuat kebun di dalam kawasan cagar alam dan sudah ada pelarangan untuk itu,” ujar Kris Tokoro, saat ditemui di Sentani, Rabu (3/7/2019).

Dikatakan, rencana penanaman sejuta pohon ini sebenarnya dilaksanakan pada 5 Juni lalu, tetapi bertepatan dengan waktu libur bersama maka pelaksanaannya dialihkan ke 22 Juli, bertepatan dengan peringatan Hari Air Sedunia.

“Upaya penyelamatan kawansan cagar alam terus kami lakukan. Selain penanaman pohon, akan dibangun pos keamanan di sejumlah titik di kawasan cagar alam Robonghollo,” katanya.

Loading...
;

Sementara itu, Ketua Pemuda Pencinta Lingkungan Hidup (PPLH) Kota Sentani, Manasse Bernart Taime, memberikan masukan bahwa penanaman bibit pohon bisa dilakukan apabila sudah ada pos-pos keamanan yang dibangun.

Menurutnya, jika tanpa ada pengawasan yang ketat terhadap upaya penyelamatan dan naturalisasi kawasan cagar alam Robonghollo, semuanya akan sia-sia.

“Sudah ada larangan di kawasan cagar alam, tetapi masih ada masyarakat yang naik dan membuka kebun baru, apa gunanya kita menanam pohon yang banyak tetapi tidak ada satupun yang tumbuh. Khusus bagi kami PPLH akan menanam 700 bibit pohon di kawasan cagar alam ini, untuk itu bangun dulu pos pengawasan supaya bibit yang ditanam ini tetap bertumbuh,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top