Follow our news chanel

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua
Ilustrasi belajar di sekolah - Pixabay.com.

Sekolah mulai beradaptasi dengan kondisi pandemi di Nabire

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi –  Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire memastikan aktivitas pembelajaran tatap muka berjalan tanpa kendala. Guru maupun siswa tidak ada yang mengeluhkan pengaktifan kembali kegiatan belajar-mengajar di sekolah.

“Perkembangannya sudah bagus. Guru maupun siswa tidak ada yang mengeluh,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, Rabu (11/11/2020).

Pemerintah Kabupaten Nabire mengaktifkan kembali aktivitas belajar-mengajar di sekolah sejak pekan lalu. Ketentuan itu berlaku pada tingkat SMP, SMA, dan SMK.

Pasang melanjutkan laporan perkembangan aktivitas pembelajaran secara tatap muka tersebut berdasarkan kunjungannya ke sejumlah sekolah. Berdasarkan pemantauannya, guru maupun siswa mulai terbiasa dengan penerapan protokol kesehatan di sekolah.

“Setiap sekolah sangat menaati protokol kesehatan. Mereka mengatur jarak bangku, siswa dan guru mengenakan masker serta mencuci tangan (sebelum dan setelah beraktivitas),” ujar Pasang.

Dia menambahkan ujian semester juga bakal berlangsung secara tatap muka di sekolah. Mereka akan mengelompokkan siswa menjadi dua sif peserta untuk setiap kelas.

“Setiap kelas dibagi menjadi dua (gelombang ujian). Misalnya, hari ini kelompok satu, dan besok, kelompok berikutnya dengan soal ujian berbeda,” jelas Pasang.

Loading...
;

Walaupun telah menerapkan pembelajaran secara tatap muka, Dinas Pendidikan Nabire tetap menghargai sikap orangtua yang melarang anaknya ke sekolah. Mereka mempersilahkan siswa bersangkutan mengikuti pelajaran melalui daring.

Kondisi tersebut seperti yang dialami SMP Negeri 4 Nabire. Pihak sekolah menyiapkan layanan daring bagi siswa yang belajar dari rumah.

“Ada beberapa siswa belum dizinkan orangtua mereka belajar di sekolah. Kami tetap melayani mereka melalui pembelajaran secara daring. Sampai hari ini tidak ada kendala,” kata Wakil Kepala SMP Negeri 4 Nabire Emilia Tukiya. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Scroll to Top