Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Sekolah YPK harus mampu bangkit secara mandiri

Siswa SMP YPK Emanuel Nabire dalam ibadah perayaan hari jadi YPK di Tanah Papua ke-58, Sabtu (7/3/2020). – Jubi/Dok. YPK Nabire
Sekolah YPK harus mampu bangkit secara mandiri 1 i Papua
Siswa SMP YPK Emanuel Nabire dalam ibadah perayaan hari jadi YPK di Tanah Papua ke-58, Sabtu (7/3/2020). – Jubi/Dok. YPK Nabire

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Ketua Pengelola Sekolah Wilayah Yayasan Persekolahan Kristen atau PSW YPK Kabupaten Nabire, Barnabas Watofa mengatakan setiap sekolah YPK harus bangkit secara mandiri. Dengan demikian, sekolah YPK akan mampu berkarya dan mewujudkan visi serta misi yayasan.

Hal itu disampaikan Barnabas Watofa di Nabire, saat dihubungi melalui panggilan telepon pada Minggu (8/3/2020), bertepatan dengan hari jadi YPK di Tanah Papua ke-58 pada 8 Maret 2020. “Sebab kita, [YPK], tidak bisa berharap banyak dari orang lain. [Kita harus] membangkitkan semangat dalam diri sendiri, sesuai
moto utama YPK, ‘bangkit dan bekerja’,” kata Watofa.

Ia menyatakan YPK ingin mewujudkan pendidikan berkarakter Kristen yang sesuai dengan visi dan misi yayasan. Pendidikan itu untuk menempa anak didiknya menjadi manusia unggul, teladan, memahami kearifan lokal, mandiri, dan memahami ajaran agama.

Watofa menjelaskan hari jadi YPK mengambil tema ‘Biarlah anak – anak itu datang kepada Ku’, dan ingin dijadikan momentum bagi YPK untuk meningkatkan layanan pendidikan secara profesional, kreatif dan inovatif. “Anak memiliki hak untuk mendapatkan kerajaan Allah, artinya dia berhak mendapatkan semua yang dibutuhkan, terutama pendidikan,” kata Watofa.

Menurutnya sekolah YPK di Tanah Papua telah menjadi rumah peradaban masyarakat, khususnya dalam melatih, mengasuh dan membina anak-anak Papua. Ia berharap para kepala sekolah dan dewan guru sekolah YPK menghayati tugas mereka sebagai hamba Allah yang ingin mengajarkan pengetahuan kepada anak didiknya. “Dan orangtua mempunyai kewajiban untuk menyekolahkan anaknya,” katanya.

Perayaan hari jadi YPK di Nabire telah dilakukan secara internal pada Sabtu (7/3/2020) di SMP YPK Emanuel, mengingat para siswa sedang menghadapi ujian. “Menjelang HUT, di sekolah YPK ada [berbagai] kegiatan, seperti lomba penataan kelas, ada penyuluhan dari dokter terkait virus corona,” kata Watofa.

Loading...
;

Secara terpisah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nabire, Sambena Inggeruhi berharap agar perayaan hari jadi YPK ke-58 menjadi momentum refleksi semangat perjuangan YPK mendidik sumber daya manusia di Papua. “Semoga dengan usia YPK yang sudah 58 tahun, lembaga itu terus bersemangat dan berkomitmen tinggi mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Papua, kata Inggeruhi.(*)

Ralat: Berita ini mengalami ralat. Dalam pemberitaan awal, tertulis bahwa Barnabas Watofa menjabat sebagai “Ketua Pengelola Sekolah Wilayah Yayasan Persekolahan Katolik atau PSW YPK Kabupaten Nabire”. Berita telah diralat, jabatan Barnabas Watofa diperbaiki menjadi “Ketua Pengelola Sekolah Wilayah Yayasan Persekolahan Kristen atau PSW YPK Kabupaten Nabire.” Redaksi meminta maaf atas keselahan penyebutan jabatan itu.

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top