Follow our news chanel

Previous
Next

Sekum KONI Papua minta ada pembinaan prestasi bagi pelatih cabor

papua-sekum-koni
Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya - Jubi/CR-4

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sekretaris Umum (Sekum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Kenius Kogoya, mengharapkan adanya pembinaan prestasi maupun penataran bagi para pelatih cabang olahraga (cabor) yang disiapkan menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 mendatang.

Pasalnya, Kenius tak menampik prestasi para atlet bisa dicapai atas andil sang pelatih. Sehingga menurutnya, sudah seharusnya pembinaan prestasi para pelatih juga dilakukan.

“Sistem pembinaan prestasi ini harus juga dibuat untuk pelatihnya. Sehebat apapun atlet di belakangnya itu ada pelatih. Kita sudah melakukan bimtek para pelatih tetapi itu secara global terkait bagaimana menyusun periode latihan. Kendala kita ke depan itu harus kita perbaiki menyangkut dengan SDM para pelatih,” ujar Kenius kepada wartawan olahraga di Jayapura, Rabu (23/9/20).

Kenius mengaku pihaknya memang kesulitan untuk mencari pelatih yang berkriteria untuk menukangi tim cabor Papua. Terlebih pelatih yang sudah mendapatkan lisensi.

“Memang itu yang sedikit menjadi kesulitan kita. Kita harapkan setiap cabor itu ada kegiatan kepelatihan yang bisa mendongkak lisensi pelatih. Karena kita mau cari pelatih tapi sulit. Tapi ada beberapa cabor yang kita datangkan pelatih dari luar. Ada beberapa yang kita pakai pelatih khusus untuk atlet, seperti renang, kemudian di beberapa cabor seperti basket, pelatihnya dari Australia. Untuk menjawab itu kita harus mencari pelatih dari luar,” terangnya.

Karena itu, Kenius juga berharap Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) sebagai perpanjangan tangan KONI Papua untuk menyiapkan seluruh tim cabor menjelang PON XX, bisa terus mengawal proses jalannya TC, mulai dari perkembangan para atlet maupun pelatih.

“Saya harapkan Puslatprov terus kawal proses TC. Saya berharap dengan kekurangan kita itu Puslatprov terus mengawal supaya pelatih lebih kreatif dan inovatif lagi untuk menimba pengetahuannya,” pungkas Kenius.

Loading...
;

Baca juga: Kesulitan ujicoba, tim basket Papua ingin try out ke Jawa

Sementara itu, Wakil Ketua II Puslatprov Papua, Letnan Kolonel INF Asep Supriyanto, mengatakan pihaknya belum membuat evaluasi terkait nasib para pelatih cabor yang belum mengantongi lisensi.

Pasalnya, menurut Asep, hal tersebut menjadi kewenangan pihak KONI Papua dan pihaknya hanya bertugas menyiapkan para atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan.

“Kalau soal itu kita belum bisa memberikan komentar, karena kita Puslatprov hanya perpanjangan tangan saja dari KONI. Itu menjadi kewenangan mereka (KONI),” tandasnya. (CR-4)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top