Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Selain imbau penerapan PHBS, Pemkab Deiyai ajak masyarakat berdoa lawan korona

Papua
Ilustrasi pandemi Covid-19 - Pexels.com

| Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Pemerintah Kabupaten Deiyai mengajak masyarakat melawan Covid-19 tak hanya dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), namun juga dengan rajin berdoa.

Wakil Bupati Deiyai Hengky Pigai mengatakan, dari perkembangan di lapangan, penyebaran Covid-19 masih meluas baik secara nasional maupun lokal di Papua.

Selain imbau penerapan PHBS, Pemkab Deiyai ajak masyarakat berdoa lawan korona 1 i Papua

“Kami sudah mencanangkan kegiatan strategis yang berupaya untuk memerangi angka penyebaran virus corona yang signifikan terutama di Wilayah Meepago secara umum dan Kabupaten Deiyai secara khusus, menjalankan doa, terapkan cara hidup sehat, bekerja kebun,” kata Wakil Bupati Deiyai Hengky Pigai, kepada Jubi, Senin (8/6/2020).

Pigai mengatakan, pemerintah Kabupatan Deiyai bersama pemerintah Kabupaten Dogiyai dan Paniai telah menutup akses Jalur darat dari Nabire-Dogiyai-Deiyai-Paniai sejak bulan Maret untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Deiyai.

“Penertiban masyarakat, dengan sosialisasi Covid-19 di gereja dan masyarakat, mendorong inisiatif dan semangat kerja masyarakat dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan juga spritualitas/rohani masyarakat serta memperhatikan arahan pemerintahan Provinsi Papua Provinsi dan Pemerintah Pusat tentang tindakan pencegahan Penyebaran Covid 19 terus kita lakukan,” katanya.

Pigai, mengatakan, saat mengikuti acara Koordinasi Pencegahan Virus Corona di Swiss Bell Hotel pada 03 Juni 2020, diputuskan tentang relaksasi kontekstual di Papua yang disampaikan oleh wakil gubernur Klemen Tinal.

Loading...
;

Kala itu Wagub mengatakan pelayanan aktivitas publik di wilayah yang tergolong masih hijau diizinkan beroperasi kembali mulai 08 Juni 2020.

“Saya harap agar  pihak mulai dari gereja, masyarakat adat, pemerintah agar dapat bersikap hati-hati dan mawas diri dalam hal menjaga keselamatan hidup karena Covid-19 ini belum ditemukan obatnya hingga kini,” katanya.

Untuk mengantisipasi akibat buruk dari sisi ekonomi dan ketahanan pangan  akibat Covid 19, maka masyarakat Deiyai diharapkan dapat memacu diri untuk bekerja  lebih giat dan ekstra di kebun sesuai tatanan budaya lokal suku Mee Odaa dan Owaa daa atau berkebun di pekarangan rumah.

“Selain itu, sektor-sektor kehidupan real masyarakat lokal lainnya seperti peternakan, perikanan, perkebunan yang dikelola masyarakat secara mandiri juga haruslah dikerjakan dengan sebaik mungkin. Karena Bupati dan wakil bupati memiliki semangat visi yang menekankan bahwa Deiyai bangkit kerja mewujudkan gerakan pembangunan keluarga yang aman, mandiri dan sejahtera (Gerbang Gamantra),” katanya.

Sementara, Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Deiya Dominikus Badi mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh pemerintah Kabupaten Deiyai untuk melawan corona virus.

“Sebagai pemuda saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah agar tetap kita jauh dari wabah pandemi virus Corona ini,” katanya.

Editor: Edho Sinaga

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top