Follow our news chanel

Selain Stadion Lukas Enembe, sejumlah arena PON XX masih bisa berubah nama

papua, lstadion lukas enembe, arena PON XX papua
Stadion Papua Bangkit yang akan berganti nama menjadi Stadion Lukas Enembe / Husain

Papua No.1 News Portal

Jayapura, Jubi – Sejumlah arena (venue) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Tanah Papua masih mungkin berganti nama, menyusul  pergantian Stadion Papua Bangkit menjadi Stadion Lukas Enembe yang sudah ditetapkan dalam peraturan daerah. Arena  lainnya baru akan di Perdakan setelah proses serah terima dari Pemerintah Provinsi Papua kepada Pemerintah Kabupaten Kota.

Ini kemukakan  Ketua harian Panitia Besar (PB) PON XX yang juga Ketua Panitia peresmian, Yunus Wond. Katanya, , beberapa ikon yang akan diresmikan, Jumat (23/10/20) ini hanya ada dua yang sudah di Perda-kan, yakni perubahan nama Stadion Papua Bangkit menjadi Stadion Lukas Enembe dan Bandara Internasional Sentani menjadi Dortheys Hiyo Eluay.

Venue yang lain belum di Perda-kan, karena aset ini masih berada di bawah Pemerintah Provinsi,” ujar Yunus kepada wartawan termasuk Jubi, Jumat (23/10/20).

Arena olahraga lainnya itu tersebut,  nantinya akan diserahkan kepada Panitia Besar (PB) PON XX untuk digunakan sebagai fasilitas penunjang pertandingan PON. Setelah itu, baru  akan diserahkan kepada pemerintah kabupaten dan kota yang menjadi bagian dari perhelatan  PON.

Setelah  diserahterimakan, nama-nama  arena olahraga itu bisa diganti sesuai dengan keinginan pemerintah kabupaten dan kota.

“Yang akan dihibahkan kepada pemerintah kabupaten dan kota, salah satunya seperti venue  Tenis yang akan diserahkan ke pemerintah kota. Ketika nanti sudah diserahterimakan itu akan menjadi aset mereka dan silahkan diubah namanya, tapi harus di Perda-kan,” jelasnya.

Wonda yang juga selaku legislator DPR Papua mengatakan, Stadion Lukas Enembe dan sejumlah arena  di Doyo Baru akan tetap menjadi milik Pemerintah Provinsi Papua.

Loading...
;

Terpisah, Plt Kadisorda Papua, Alexander Kapisa mengatakan pemerintah Provinsi Papua sendiri tak menampik jika sejumlah arena  akan diserahterimakan kepada Pemerintah kabupaten kota.

Dia pun mempersilahkan Pemerintah Kabupaten Kota untuk memutuskan pemberian nama arena olahraga itu, apabila sudah diserahterimakan, termasuk pemberian nama Wonda Lambu untuk arena  Tenis yang sampai saat ini masih ditolak oleh Wali Kota Jayapura.

“Itu memang kan asetnya Pemkot Jayapura, nanti setelah kita kembalikan kemudian akan menjadi kewenangan mereka. Karena penerima akhir itu bukan kami di provinsi, tapi Pemerintah Kota Jayapura sebagai pemilik aset,” Kapisa. (CR4)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top