Follow our news chanel

Previous
Next

Selama Januari ini Iran eksekusi puluhan orang

Bendera Iran, pixabay.com
Selama Januari ini Iran eksekusi puluhan orang 1 i Papua
Bendera Iran, pixabay.com

“Dalam kasus lain dua orang yang bekerja untuk badan amal dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dengan tuduhan mata-mata dan lima tahun penjara karena bertindak melawan keamanan nasional dengan tuduhan yang sama,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Iran Human Right Monitor menyebutkan sedikitnya 24 orang dieksekusi di Iran sepanjang bulan Januari 2020. Lembaga itu menyebut di antara orang-orang yang dieksekusi itu, ada dua orang perempuan.

Kantor berita semi-resmi Fars yang mengutip pihak berwenang pada Selasa, (4/2/2020) menyebutkan otoritas Iran akan mengeksekusi  sorang pria  karena menjadi mata-mata CIA dan berusaha menyampaikan informasi tentang program nuklir Teheran.

“Dalam kasus lain dua orang yang bekerja untuk badan amal dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dengan tuduhan mata-mata dan lima tahun penjara karena bertindak melawan keamanan nasional dengan tuduhan yang sama,” kata juru bicara pengadilan, Gholamhossein Esmaili, dikutip Fars.

Baca jugaIran apresiasi terpilihnya PM Irak, Allawi

Pascaserangan Iran, 50 tentara AS alami gegar otak akut

Loading...
;

Ancaman Iran akan semakin mengisolasi negaranya

Amir Rahimpour yang merupakan mata-mata CIA dan mendapat bayaran besar, dan berusaha menyajikan sebagian informasi nuklir Iran kepada dinas Amerika telah diadili dan dijatuhi hukuman mati.

“Baru-baru ini mahkamah agung mengukuhkan  hukumannya dan dia akan melihat konsekuensi atas tindakannya, ” kata Esmaili, merujuk pada individu yang menghadapi hukuman mati.

Esmaili tidak memberikan informasi tambahan tentang kewarganegaraan individu terpidana yang bekerja untuk amal tersebut. Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda dan peradilan menuntut warga negara ganda sebagai warga negara Iran.

Musim panas lalu Iran mengumumkan telah menangkap jaringan mata-mata CIA yang terdiri dari 17 orang dan beberapa telah dijatuhi hukuman mati.

CIA tidak segera mengomentari pernyataan Esmaili. Presiden AS Donald Trump mencuit setelah pengumuman musim panas lalu dengan mengatakan penangkapan mata-mata CIA  itu sebagai kesalahan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top