Follow our news chanel

Sembilan kasus positif Covid-19 di Kaledonia Baru dan empat di Fiji

Sembilan kasus positif Covid-19 di Kaledonia Baru dan empat di Fiji 1 i Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nouméa, Jubi – Kaledonia Baru telah mengumumkan dua kasus Covid-19 baru, menambah jumlah total orang yang terpapar menjadi sembilan orang.

Hanya sedikit informasi yang telah diumumkan, namun seorang juru bicara pemerintah mengatakan tiga kasus terakhir yang dikonfirmasikan itu, terkait dengan orang yang baru tiba di wilayah tersebut atau pernah memiliki kontak dengan orang-orang yang dikonfirmasikan positif virus corona. Lebih dari 1.000 orang telah diisolasi di hotel-hotel, tetapi beberapa dari mereka telah diizinkan untuk pulang dengan kondisi yang sangat ketat.

Berbagai larangan telah berlaku di wilayah Prancis itu sejak Senin tengah malam.

Untuk mengantisipasi dampak ekonomi dari Covid-19, pemerintah Kaledonia Baru telah meminta Prancis untuk memberikan setengah miliar dolar AS sebagai tanda solidaritas nasional.

Pemerintah juga telah meyakinkan masyarakat bahwa tidak ada kekurangan pasokan sembako dan mesin-mesin ATM akan tetap tersedia.

Larangan tambahan akan mulai berlaku tengah malam Senin atau Selasa pagi, artinya semua pertemuan dan acara-acara akan dilarang selama dua minggu.

Loading...
;

Fiji umumkan kasus keempat

Fiji juga telah melaporkan kasus Covid-19 yang keempat yang tidak terkait dengan tiga pasien lainnya.

Perdana Menteri Frank Bainimarama menjelaskan bahwa pasien terakhir adalah seorang laki-laki yang baru kembali dari Australia pada akhir pekan lalu. Dia mengatakan laki-laki itu datang dari Sydney ke Suva, dan tidak terkait dengan tiga kasus Covid-19 lainnya di Lautoka.

“Dia diperintahkan oleh petugas kesehatan di bandara untuk langsung pulang ke rumahnya dan melakukan karantina mandiri selama 14 hari,” kata Bainimarama. “Kelihatannya ia menaati semua arahan yang ia terima.”

“Dia mengikuti instruksi, dia tahu tentang gejala-gejala dan yang paling penting, dia memastikan bahwa dia melindungi keluarganya.”

PM Bainimarama berkata keluarga laki-laki itu sekarang diisolasi di Rumah Sakit Navua.

Pemerintah juga mendesak siapa pun yang berada di penerbangan Fiji Airways FJ1916 dari Sydney ke Nadi Sabtu lalu, untuk segera melakukan karantina mandiri.

Sampai kini pemerintah Fiji masih berusaha untuk menemukan 43 penumpang yang satu penerbangan dengan laki-laki lainnya, yang dikonfirmasikan sebagai kasus Covid-19 pertama, atau pasien nol, di negara itu. Kementerian Kesehatan telah menghubungi penumpang lain sejak penerbangan pada 16 dan 17 Maret, antara San Francisco dan Nadi, serta Nadi dan Auckland. Seorang pramugara dalam penerbangan itu adalah kasus positif pertama Fiji, sementara ibunya adalah yang kedua, dan keponakannya yang berusia satu tahun adalah yang ketiga.

Sementara itu total kasus yang sudah dikonfirmasikan di Polinesia Prancis naik menjadi 23. (RNZI)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top