Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-sekretasis-dinkes-merauke
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita- Jubi/Frans L Kobun

Sembilan pasien Covid-19 di Merauke sembuh

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, Provinsi Papua, berkurang, menyusul sembilan pasien dinyatakan sembuh dan tidak ada penambahan pasien baru. Dari jumlah 35 orang, kini tersisa 26 pasien yang masih dalam perawatan.

“Betul, kemarin jumlah pasien Covid-19 berkurang. Sebanyak sembilan dinyatakan sembuh, setelah menjalani perawatan di RSUD Merauke,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke-Papua, dr. Nevil Muskita, melalui telpon selulernya, Jumat (23/10/2020).

Meskipun telah dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang, namun sembilan orang itu masih harus melakukan karantina mandiri selama beberapa hari. Mereka tidak boleh melakukan aktivitas di luar rumah berinteraksi dengan orang lain.

Dijelaskan Nevil, hingga kini masih tersisa 26 yang masih diisolasi sekaligus menjalani perawatan di rumah sakit. Secara umum mereka yang positif akibat pelaku perjalanan maupun kontak langsung.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan mematuhi aturan yang dikeluarkan yakni mengenakan masker saat bepergian dan tak berkumpul dengan orang dalam jumlah banyak,” pintanya.

Baca juga: Enam tenaga medis Puskesmas Mopah jalani karantina mandiri

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Mopah baru, Sugeng, mengatakan delapan tenaga medis di puskesmas tersebut masih menjalani karantina mandiri, setelah melakukan kontak erat dengan seorang petugas loket yang hasil swab test-nya positif Covid-19.

Loading...
;

“Meskipun delapan tenaga medis melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing, namun pelayanan kesehatan telah dibuka kembali untuk umum,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top