Follow our news chanel

Previous
Next

Semburan lumpur di kawasan geologi ini mengandung gas beracun

Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Blora, Jubi – Semburan lumpur bercampur gas di kawasan Hutan Kesongo di Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggegerkan warga. Meski semburan lumpur itu sering terjadi itu, namun yang terjadi Kamis pagi, (27/8/2020) merupakan terbesar.

“Semburan lumpur sudah sering terjadi,” kata Kepala Polsek Jati, Polres Blora, Ajun Komisaris Bajuri, Kamis, (27/8/2020) kemarin.

Menurut Bajuri semburan lumpur di kawasan yang juga dikenal dengan sebutan Oro-oro Kesongo itu tak mengherankan. Apa lagi lokasi yang sama telah menjadi kawasan destinasi wisata geologi di Blora.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa semburan lumpur dari dalam tanah itu, namun seorang penggembala sempat dilarikan ke Puskesmas karena lemas diduga usai menghirup gas belerang dari semburan lumpur secara mendadak itu. Sedangkan kawanan kerbau yang sedang digembalakan hilang.

“Hingga kini, kami belum bisa memastikan kerbau yang hilang tersebut benar-benar masuk lokasi semburan lumpur atau lari dan masih hidup,” kata Bajuri menjelaskan.

Baca juga : Proses hukum pelaku tambang ilegal di Buper Waena tetap berjalan

Loading...
;

Tambang ilegal marak karena lemah di penindakan

Pertambangan di Indonesia dari masa VOC sampai Orde Baru (Freeport)

Sebagian kawasan semburan lumpur terdiri dari hamparan padang rumput dan rawa yang luas, sebagian lainnya memiliki beberapa titik letupan lumpur.

Peristiwa semburan dirasakan Marno, pengembala kerbau yang sedang berada bagian padang rumput lokasi semburan lumpur. “Saat menggiring kerbau, tiba-tiba saya merasakan tanah bergetar kemudian menyembur lumpur,” kata Marno, warga di Kecamatan Jati, Blora, yang menjadi korban lemas menghirup gas belerang.

Mengetahui kejadian itu, Marno dan tiga warga lainnya yakni Sukimin, Warino dan Kadis langsung berlari menjauh dari semburan lumpur. Kerbau yang digembalakannya juga ikut lari ketakutan. Meski berhasil menyelamat diri. Namun Marno, Sukimin, Warino dan Kadis merasakan kepala pusing dan mual-mual. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top