Follow our news chanel

Previous
Next

Sepasang elang jenis ular bido ini dilepasliarkan di kawasan Kulon Progo

Elang Bondol, pixabay.com
Sepasang elang jenis ular bido ini dilepasliarkan di kawasan Kulon Progo 1 i Papua
Elang Bondol, pixabay.com

Burung elang ular bido yang dilepasliarkan itu telah menjalani proses rehabilitasi di Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY). Elang ular jantan yang diberi nama

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kulon Progo, Jubi – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melepasliarkan sepasang burung elang ular bido atau Spilornis cheela di Puncak Gondang, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program pelepasliaran ini melibatkan BKSDA Yogyakarta, Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta, Raptor Indonesia, Pusat Konservasi Elang Kamojang, Paguyuban Pengamat Burung Jogja dan Kelampok Tani Hutan Wanapaksi Desa Jatimulyo.

“Keterlibatan banyak pihak dalam upaya konservasi satwa dan habitatnya terutama keterlibatan masyarakat sekitar sangat diperlukan,” kata Direktur Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Wiratno, Minggu, (22/3/2020).

Wiratno menyebut program pelepasliaran kedua elang ular bido ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan montoring selama kurang lebih 21 hari yang dilakukan oleh para sukarelawan dan perwakilan para pihak terkait beserta BKSDA Yogyakarta.

“Selain itu juga dilakukan juga kegiatan edukasi dan penyadaran kepada masyarakat sekitar mengenai nilai penting keberadaan elang dan habitatnya, serta lingkungan pada umumnya,” kata Wiratno menambahkan.

Kepala Balai KSDA Yogyakarta, Wahyudi mengatakan burung elang ular bido yang dilepasliarkan itu telah menjalani proses rehabilitasi di Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY). Elang ular jantan yang diberi nama “Sugeng” itu diterima YKAY pada 30 Juni 2013 dari hasil serahan warga Desa Kasihan, Kabupaten Bantul.

Loading...
;

“Sedangkan elang ular betina yang diberi nama “Wilujeng” diterima YKAY pada 23 Januari 2013 dari serahan warga melalui BKSDA Yogyakarta,” kata Wahyudi menmabahkan.

Setelah melalui proses rehabilitasi di YKAY, kedua elang ini menjalani proses habituasi di kawasan Jurang Jero Taman Nasional Gunung Merapi pada 14 Februari 2020.

Tujuan habituasi ini agar kedua elang tersebut dapat beradaptasi dengan lingkungan dan juga mengenal pakan alami di sekitar lokasi pelepasliaran.

Berdasarkan pertimbangan teknis termasuk rekomendasi hasil kajian habitat dan perilaku, kemudian pada 13 Maret 2020. “Kedua elang tersebut ditranslokasi ke kawasan hutan Jatimulyo, Girimulyo, Kabupateb Kulon Progo sebelum dilepasliarkan,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top