Follow our news chanel

Previous
Next

Sepekan terakhir, harga sirih di Pasar Pharaa naik tajam

Sirih yang dijual di Pasar Pharaa Sentani - Jubi/Yance Wenda
Sepekan terakhir, harga sirih di Pasar Pharaa naik tajam 1 i Papua
Sirih yang dijual di Pasar Pharaa Sentani – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Dalam sepekan terakhir harga sirih di Pasar Pharaa Sentani naik. Harga sebelumnya berkisar Rp20-25 ribu per kilogramnya, naik tajam menjadi Rp70 ribu.

“Sebelum naik itu satu kilo harganya Rp20-25 ribu. Untuk per tumpuk itu masih dengan harga Rp5 ribu dan Rp10 ribu. Setelah naik ini menjadi satu kilo Rp70 ribu dan eceran yang ada itu harga Rp10 ribu sama Rp20 ribu,” kata Nia, pedagang sirih pinang asal Buton, saat ditemui Jubi di Pasar Pharaa, Kamis (31/10/2019).

Nia adalah pedagang tangan kedua. Dia membeli sirih dari pedagang lain yang membeli sirih  dari petani di Koya, Kota Jayapura. Dalam sekali jual ia bisa mengambil tiga sampai empat kantong plastik hitam. Tapi saat ini dia hanya mengambil tiga kantong plastik.

“Per kantong itu isi 10 kilogram dan harganya Rp150 ribu. Setelah naik ini menjadi Rp550 ribu. Kalau jual juga kadang berkurang karena timbanan goyang, jadi kami atur saja agar modal itu bisa kembali,” jelas Nia.

Nia menambahkan ketika siri mengalami kenaikan harga, pendapatan sangat tidak bagus. Hal ini dikarenakan banyaknya penjual dan juga kadang sirih busuk karena tidak cepat laku.

“Kalau ramai itu bisa dapat tapi kalau sepi itu paling dua tiga hari baru bisa kembali modal, tergantung ramai pasar saja. Daripada duduk-duduk di rumah jadi datang jualan saja,” ucapnya.

Loading...
;

Hal lain disampaikan pedagag lain, Selly Ibo. Dia mengatakan harga sirih sudah naik sejak seminggu lebih dan tidak tahu apa faktor penyebab kenaikan harga sirih.

“Sirih ini naik tiba-tiba, jadi kami penjual juga bingung, padahal kemarin-kemarin ini kan hujan terus, dan di musim panas saja harga sirih itu murah,” ucapnya.

Dalam sekali berjualan sirih, Selly mengambil dua sampia tiga kantong plastik hitam untuk dijual.

“Karena naik jadi per kilo saya jual Rp80 ribu, per tumpuk Rp10 ribu dengan Rp20 ribu, yang Rp5 ribu sementara tidak ada,” jelas Selly. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top