Sepekan terakhir lima staf WHO positif Covid-19

Papua
Ilustrasi pandemi Covid-19 - Pexels.com.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, JubiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kini sedang menyelidiki sekelompok kecil kemungkinan kasus potensial terkait lima anggota stafnya telah dites positif dalam seminggu terakhir.

“Semua baik-baik saja, semua menderita penyakit ringan atau (tidak menunjukkan gejala),” kata Maria Van Kerkhove, kepala teknis WHO, Selasa (17/11/2020).

Baca juga : AS tak gabung program vaksinasi Covid-19 dengan WHO 

WHO sebut kehidupan normal usai Covid-19 terjadi tahun 2022 

WHO serukan kerja sama global pasokan obat Covid-19

Pakar darurat utama WHO, Mike Ryan, mengatakan wilayah Jenewa Swiss, tempat badan kesehatan PBB itu berpusat, dan wilayah Vaud di dekatnya, memiliki beberapa penularan paling intens di dunia saat ini.

Loading...
;

“Sepengetahuan saya, klaster yang sedang diselidiki adalah bukti pertama dari potensi penularan di kompleks WHO, tetapi kita tidak dapat sepenuhnya melindungi diri kita sendiri dari hubungan sosial kita sendiri dan keterlibatan lain dengan keluarga dan sekolah dan banyak hal lainnya,” kata Mike Ryan.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada hari Senin pulang dari karantina setelah diketahui memiliki kontak dengan seseorang yang dites positif Covid-19.

“Saya baik-baik saja, tidak ada gejala. Sekarang hari ke 17. Saya mengikuti protokol. Karena tidak ada gejala dan juga tindak lanjut penuh dari protokol, saya tidak merasa perlu untuk dites. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa saya baik-baik saja dan sebenarnya sangat, sangat sibuk,” kata Tedros. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top