HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Sepi job pentas, seniman di Jakarta alih profesi jadi pedagang musiman

Foto ilustrasi, tarian tradisional di Papua. - Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi Seniman Tari dan Musik Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, beralih profesi menjadi pedagang akibat kosongnya jadwal pentas. Mereka mengaku sepinya pementasan terjadi hingga akhir tahun 2020 mendatang.

“Sudah dipastikan jadwal pentas kami hingga akhir tahun 2020  kosong. Makanya ada yang beralih jadi pedagang  mulai dari jualan bawang sampai menjual harta benda miliknya,” kata koordinator Seniman Tari dan Musik TMII, Armen Suwandi, saat penyerahan bantuan Sembako dari Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Mabes Polri.

Sepi job pentas, seniman di Jakarta alih profesi jadi pedagang musiman 1 i Papua

Baca juga : Harus ada ruang untuk seniman Papua berkreasi

Harus ada ruang untuk seniman Papua berkreasi

Panggung seni dan diskusi, cara mengenang Arnold C AP

Armen mengatakan kekosongan jadwal pentas terjadi sejak akhir Februari 2020. Biasanya ratusan anggota Seniman Tari dan Musik rutin menggelar kegiatan pentas minimal sepekan sekali untuk mengisi berbagai acara seremonial di TMII.

Loading...
;

“Kami juga suka tampil mengisi acara pentas seni di Taman Ismail Marzuki (TIM),” kata Armen menambahkan.

Ia menjelaskan, sejumlah kegiatan saat kondisi normal sebelum pandemi Covid-19 para seniman  bisa mengantongi pendapatan hingga Rp20 juta per bulan. Namun sejak pandemi Covid-19 melanda, Armen dan kolega tak mendapatkan penghasilan sama-sekali, bahkan terpaksa beralih profesi, bahkan harus menjual harta benda.

“Kalau saya harus jual mobil yang baru dibeli dua bulan lalu. Dulu belinya Rp115 juta, kemarin dijual laku Rp90 juta,” katanya.

Sebagian uang hasil penjualan mobil dipergunakan Armen untuk menutup biaya operasional dapur umum yang kini dihuni anggota seniman di kawasan Tanah Merdeka dekat Kampus Uhamka, Jakarta Timur.

Seniman tari Siti Suryani, 42 tahun mengaku terpaksa beralih profesi sebagai pedagang bawang untuk menghidupi keluarga di tengah pandemi Covid-19.

“Saya ini aslinya instruktur tari. Yang penting kita mendapatkan rezeki, kebetulan suami sakit, saya yang rawat sendiri. Kalau kesenian stop, saya berkegiatan lain jual masakan sampai bawang,” kata Siti. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa