HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Serangan gereja dan hotel di Sri Lanka tewaskan ratusan orang

Sisa reruntuhan akibat serangan bom, pixabay.com

 

Serangan gereja dan hotel di Sri Lanka tewaskan ratusan orang 1 i Papua
Sisa reruntuhan akibat serangan bom, pixabay.com

Sejumlah pejabat rumah sakit dan sumber kepolisian menyebutkan serangan itu terbesar setelah akhir perang saudara 10 tahun lalu

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Serangan gereja dan hotel di Sri Lanka tewaskan ratusan orang 2 i Papua

Kolombo, Jubi – Ledakan bom pada Hari Paskah di tiga gereja dan tiga hotel mewah Sri Lanka menewaskan 138 orang dan mencederai lebih 400. Sejumlah pejabat rumah sakit dan sumber kepolisian menyebutkan serangan itu terbesar setelah akhir perang saudara 10 tahun lalu.

“Serangan di gereja St. Sebastian di Katuwapitiya, sebelah utara Kolombo, lebih 50 orang tewas,” kata seorang perwira polisi kepada Reuters.

Media setempat melaporkan 25 orang juga tewas dalam serangan atas satu gereja di Batticaloa, di Provinsi Timur. Tiga hotel yang diserang ialah Shangri-La Colombo, Kingsbury Hotel dan Cinnamon Grand Colombo.

Baca juga : Insiden penembakan di Seattle tewaskan dua warga

Loading...
;

Penembakan di Utrecht lukai sejumlah orang

Penembakan di Selandia Baru, Festival Polinesia dihentikan

Belum jelas apakah ada korban di hotel-hotel tersebut, namun sembilan warga negara asing termasuk di antara mereka yang meninggal dalam serangan-serangan tersebut.

Belum ada pihak mengaku bertanggungjawab atas serangan-serangan tersebut di sebuah negara yang dilanda perang selama beberapa dekade dengan para pemberontak Tamil hingga tahun 2009. Selama perang itu ledakan-ledakan bom terjadi di Kolombo, ibu kota Sri Lanka.

Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe menyerukan sidang dewan keamanan nasional di kediamannya Minggu siang.

“Saya mengutuk keras serangan-serangan pengecut itu atas rakyat kami hari ini. Saya imbau rakyat Sri Lanka tetap bersatu dan kuat selama masa tragis ini,” kata dia dalam cuitannya di Twitter.

Baca juga : Dunia kutuk penembakan brutal di Selandia Baru

Korban penembakan Florida kecam Trump soal kontrol senjata

Ia mengimbau agar publik hindari untuk menyiarkan laporan-laporan dan spekulasi yang belum terverifikasi. “Pemerintah sedang mengambil langkah-langkah untuk mengatasi situasi,” kata Ranil menambahkan.

Menurut the National Christian Evangelical Alliance of Sri Lanka (NCEASL), yang mewakili lebih 200 gereja dan organisasi Kristen menyebutkan tahun lalu telah terjadi 86 insiden yang sudah terverifikasi, berupa ancaman dan kekerasan terhadap umat Kristen.

Tahun ini NCEASL mencatat 26 insiden serupa, termasuk satu insiden yang dilakukan kelompok lain untuk mengganggu misa Minggu, dengan satu lagi dilaporkan pada 25 Maret.

Menurut sensus penduduk di negara itu tahun 2012, menunjukan total 22 juta penduduk Sri Lanka, 70 persen di antaranya pemeluk agama Budha, 12,6 persen Hindu, 9,7 persen Muslim dan 7,6 persen Kristen. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa