Follow our news chanel

Serangan keong matikan puluhan hektare tanaman padi di Kulon Progo

Ilustrasi, pixabay.com
Serangan keong matikan puluhan hektare tanaman padi di Kulon Progo 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Keong menyerang tanaman padi yang usianya masih di bawah 30 hari pada beberapa kecamatan di wilayah setempat.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kulon Progo, Jubi – Tanaman padi seluas 30 hektare di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mati akibat serangan hama keong yang cukup parah.  Keong menyerang tanaman padi yang usianya masih di bawah 30 hari pada beberapa kecamatan di wilayah setempat.

“Kami mengimbau kepada petani supaya melakukan penyulaman terhadap tanaman padi yang dimakan hama keong,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo, Aris Nugraha, Kamis, (30/1/2020).

Baca juga : Puluhan hektare tanaman padi di daerah ini diserang hama

3.000-an Hektar Tanaman Padi Petani Puso

Tanaman Padi Petani Langkat Diserang Bermacam Hama

Loading...
;

Ia mengatakan saat ini wilayah yang memasuki masa tanam, yakni sebagian Sentolo, Nanggulan, Wates, Temon, Panjatan, dan Pengasih dengan lahan seluas 4.150 hektare padi. Lahan tanaman padi yang paling parah diserang hama keong di Bulak Trinulyo, Bulak Kagokan, dan Bulak Jetis.

“Kami sudah melakukan gerakan pengendalian hama keong. Serangan hama keong masih masuk kategori ringan,” kata Nugraha menambahkan.

Menurut dia, pengendalian hama keong harus dilakukan secara terpadu dan serentak. Tahap pertama, pemasangan saringan di saluran air masuk ke sawah, sehingga keong tidak bisa masuk ke sawah. Langkah selanjutnya, pembuatan pagar plastik di lahan persemaian, pemasangan tongkat kayu untuk tempat perangkap keong bertelur, selanjutnya telur dimusnahkan.

“Kami juga meminta petani membuat parit keliling sawah. Sawah dikeringkan, sehingga keong akan mengumpul di parit yang masih ada air,” kata Nugraha menjelaskan.

Salah satu petani di Kecamatan Sentolo, Martiyem, mengatakan tanaman padi seumur empat hari di lahan tanaman padi seluas 1.000 meter persegi hampir 25 persennya mati dimakan keong.

“Tahun ini serangan hama cukup parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kami juga sudah berusaha melakukan pencegahan, tapi dalam satu malam serangan hama keong cukup ganas,” kata Martiyem. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top