HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Seribu lebih PJU tenaga surya digelontorkan untuk daerah perbatasan

Foto ilustrasi. - pixabay.com
Seribu lebih PJU tenaga surya digelontorkan untuk daerah perbatasan 1 i Papua
Foto ilustrasi. – pixabay.com

Agar warga di sana bisa menikmati penerangan lebih baik sama seperti daerah lain

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kupang, Jubi – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat bantuan sebanyak 1.160 unit fasilitas penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya dari pemerintah pusat. Bantuan  PJU tenaga surya itu tahun 2019 itu yang sebagian besar fokus untuk daerah perbatasan.

Seribu lebih PJU tenaga surya digelontorkan untuk daerah perbatasan 2 i Papua

“Itu dipasang di perbatasan negara tetangga kita Timor Leste,” kata Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Paulus Kedang, Senin, (25/11/2019).

Baca juga : Tagihan lampu jalan di Bangka Selatan Rp1,2 miliar RSUD Yowari butuh pagar, perbaikan dan penerangan jalan PUPR Kota Jayapura gencar pasang lampu jalan

Keadang menyebutkan bantuan tersebut untuk sejumlah kabupaten di antaranya, Belu 600 unit, Timor Tengah Selatan 105 unit, Timor Tengah Selatan 100 unit, Malaka 18 unit. Selain itu, Kabupaten Sumba Tengah 200 unit, Sumba Barat 65 unit Manggarai Barat 20 unit.

“Jadi dominannya di wilayah perbatasan negara agar warga di sana bisa menikmati penerangan lebih baik sama seperti daerah lain di NTT maupun di negara tetangga,” kata Kedang menambahkan.

Loading...
;

Seribuan unit PJU tenaga surya itu sebagian besar sudah terpasang dan diharapkan tuntas pada akhir 2019.

Pemanfaatan listrik dari sumber energi matahari di NTT menjadi bagian dari fokus perhatian Kementerian ESDM karena NTT memiliki potensi tenaga surya yang memadai. Selain PJU tenaga surya, kementerian terkait juga memprogramkan penerangan di atap rumah atau roff top yang mulai disalurkan untuk NTT mulai 2020 mendatang.

“Fokus pertamanya di kantor-kantor pemerintah untuk dipasang roff top tenaga surya, dan selanjutnya kantor-kantor lain agar suatu saat semua bisa menggunakan penerangan dari energi baru terbarukan tenaga surya,” katanya.

Upaya itu dilakukan sebagai gerakan pemerintah dalam mengurangi pemakaian energi fosil yang terus berkurang dan sewaktu-waktu akan habis terpakai. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top