Follow our news chanel

Previous
Next

Seruan Trump boikot Goodyear, ini jawaban sang bos

Papua
Ilustrasi Trump, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Eksekutif Goodyear Tire Rich Kramer menjawab seruan Donald Trump yang miinta agar publik memboikot pengunaan ban Goodyear. Kramer mengatakan Goodyear mengklarifikasi kebijakannya bahwa karyawan boleh mengenakan pakaian yang mendukung penegakan hukum semacam ‘Blue Lives Matter. Klarifikasi tersebut dikeluarkan sehari setelah Trump menyerukan boikot ban Goodyear pada Rabu lalu, (19/8/2020).

Senada dengan Trump, Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow menyatakan Goodyear harus mengubah kebijakan tempat kerja dengan mengizinkan pidato dan simbol-simbol politik. “Hubungan itu adalah dasar bagi perusahaan kami,” tulis Kramer dalam pesan kepada karyawan pada Kamis, (20/8/2020).

Baca juga : Demokrat resmi tetapkan Biden sebagai penantang Trump

Penembakan di luar Gedung Putih sempat hentikan Trump jumpa pers

Kampanye terbuka Trump dinilai memicu lonjakan penularan corona

Tercatat saham Goodyear sempat turun 6 persen pada hari Rabu setelah tweet Trump. Tapi terkoreksi dengan kenaikan empat kali lipat rata-rata pergerakan 10 hari. Goodyear adalah perusahaan ban terbesar di Amerika Utara, produknya digunakan pada 24 persen mobil baru di AS pada 2018.

Loading...
;

Presiden AS Donald Trump menyerukan boikot terhadap produk Goodyear Tire & Rubber Co dan menuduh perusahaan yang berbasis di Ohio tersebut bermain politik dengan melarang pekerja mengenakan topi “Make America Great Again,” yang disukai pendukung Trump.

Presiden AS dari Partai Republik yang sedang mengincar masa jabatan kedua tersebut mengatakan kepada pers di Gedung Putih bahwa dia akan mengganti ban Goodyear pada mobil “The Beast,” Cadillac limusin Kepresidenan. “Jangan beli BAN GOODYEAR – Mereka mengumumkan LARANGAN TOPI MAGA,” tulisnya di Twitter.

MAGA adalah singkatan slogan “Make America Great Again” yang sering terpampang di topi bisbol pendukung Trump. Menurut Trump Goodyear melakukan tindakan yang memalukan karena mencegah karyawan mengenakan pakaian yang mendukung gerakan ‘Blue Lives Matter’ sambil mengizinkan dukungan terhadap sifat “Marxis.

Tweet Trump tadi menyusul laporan berita WIBW, stasiun televisi afiliasi CBS di Kansas, tentang sesi pelatihan di markas Goodyear yang membahas pakaian politik. Perusahaan berpendapatan hampir $ 15 miliar pada 2019 itu tahun lalu, mengatakan kepada karyawan gambar bahwa gambar atau simbol ‘Black Lives Matter’ dan ‘Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender Pride’ dapat diterima. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top