Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Serupa dengan Papua, Kasus sembuh dan positif di Papua Barat terus bertambah

Papua
Juru bicara gugus tugas Covid-19 Papua Barat, dr.Arnold Tiniap. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).  

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Kasus konfirmasi positif korona di Papua Barat bertambah 1 kasus dari kabupaten Manokwari. Sehingga total kasus konfirmasi di Papua Barat menjadi 225 kasus. Sementara tambahan pasien dinyatakan sembuh ada 16 orang sehingga total orang sembuh di Papua Barat menjadi 145 orang.

Dengan penambahan satu kasus di kabupaten Manokwari, sehingga total kasus konfirmasi kabupaten Manokwari menjadi 12, di mana 7 orang telah dinyatakan sembuh, dan 5 positif lainnya masih dirawat.

Juru bicara Covid-19 Papua Barat, dr.Arnold Tiniap mengatakan, dari lima kasus konfirmasi positif korona di Manokwari dua pasien diantaranya adalah seorang jaksa dan pegawai kantor di Kejaksaan Negeri Manokwari.

Serupa dengan Papua, Kasus sembuh dan positif di Papua Barat terus bertambah 1 i Papua

“Keduanya masih dirawat di RS Provinsi sejak dua minggu lalu. Tim medis sudah lakukan follow up pertama untuk swab pasca 14 hari karantina (2 pekan lalu), tapi hasilnya tetap positif. Jadi keduanya lanjut dirawat 14 hari ke depan,” kata Tiniap di RS Provinsi Papua Barat, Rabu (24/5/2020).

Selain kasus konfirmasi, 16 orang telah dinyatakan sembuh dari korona yakni berada di kabupaten Sorong 13 orang, Bintuni 2 orang dan Kota Sorong 1 orang.

“Jumlah orang sembuh tertinggi di Bintuni, karena dari 50 kasus konfirmasi, 49 telah dinyatakan sembuh, dan 1 masih dalam perawatan,” ujar Tiniap

Di tempat terpisah, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Yusuf, mengatakan bahwa kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 adalah kewajiban setiap individu, dan turut didukung oleh instansinya.

Loading...
;

Untuk itu, para Jaksa di Kejati dan Kejaksaan Negeri Manokwari beserta seluruh pegawainya diwajibkan mengikuti tes swab beberapa waktu lalu. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan masing-masing agar tetap fokus dalam beraktifitas maupun dalam menjalankan protokol kesehatan menuju tatanan kenormalan baru.

“Kita taati anjuran pemerintah dengan melakukan pemeriksaan rapid dan swab. Ini juga untuk memastikan kondisi kesehatan jajaran Jaksa dan mitra kerja Kejati, sehingga sama-sama kita lebih percaya diri dan taat protokol kesehatan saat beraktivitas jika (negatif), tapi juga harus bersedia di karantina jika (positif),” kata Yusuf belum lama ini.

Sebelumnya diberitakan Jubi, Kasus sembuh dan positif juga terus bertambah di Provinsi Papua.

Tim Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Papua mengkonfirmasi 40 kasus baru di provinsi itu, sehingga total kasus kumulatif positif virus korona mencapai 1.551.

Tambahan kasus positif berasal dari Kota Jayapura (34 kasus) dan Kabupaten Jayapura (6 kasus).

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Papua, dr Silwanus Soemoele SpOG (K) mengatakan laporan terbaru dari teman-teman di lapangan, ditemukan penularan dari pasien yang melakukan isolasi mandiri kepada anggota keluarga yang sehat.

“Jadi yang menularkan anggota keluarga yang sedang menjalani isolasi Mandiri, kemudian terjadi penularan dalam satu rumah. Kami memohon kepada saudara-saudara kita yang memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri untuk tetap mengikuti protokol kesehatan,” katanya Rabu (24/6/2020). (*)

Editor: Edho Sinaga

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top