Setelah Muhyiddin mundur, parlemen Malaysia serahkan calon PM paling lambat besok

papua
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Malaysia, Azhar Azizan Harun, meminta anggota parlemen untuk menyerahkan nama kandidat perdana menteri baru pengganti Muhyiddin Yassin kepada raja paling lambat besok, Rabu (18/8/2021) besok.

Azhar menyatakan para anggota parlemen harus menyerahkan calon perdana menteri usulan mereka kepada Raja Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah paling lambat pukul 16.00 waktu setempat.

“Dengan ini saya mengeluarkan pemberitahuan agar Anda menyerahkan deklarasi yang dengan jelas menyatakan satu anggota parlemen yang Anda yakini dapat menjadi Perdana Menteri ke-9,” tulis surat Azhar kepada para anggota parlemen, dikutip MalayMail, Senin (17/8/2021).

Baca juga : Lonjakan Covid-19 di Malaysia, jasad bertumpuk di rumah sakit

Mencapai rekor, ini kondisi Covid-19 di Malaysia

Warga Malaysia gelar demonstrasi tuntut PM Muhyiddin mundur

Loading...
;

Parlemen harus menyerahkan daftar kandidat itu setelah Muhyiddin mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada Senin, (16/8/2021) kemarin. Meski sudah menyatakan mundur, saat ini Muhyiddin tetap memegang jabatan PM Malaysia sementara.

Tercatat tiga nama politikus Negeri Jiran mencuat ke publik dan digadang dapat menjadi penerus Muhyiddin, meski belum ada daftar pasti. Salah satu kandidat yakni Ismail Sabri Yaakob yang merupakan wakil perdana menteri era Muhyiddin.

Ismail Sabri disebut dapat meraup dukungan dari mayoritas koalisi Muhyiddin, Perikatan Nasional, yang menduduki 100 kursi di parlemen.

Meski demikian, belum jelas UMNO sebagai partai terbesar di koalisi akan mendukungnya atau tidak. Pasalnya, dia sempat menentang langkah UMNO ketika menarik dukungan dari koalisi Muhyiddin.

Nama Anwar Ibrahim, Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR), juga digadang sebagai salah satu kandidat kuat. Politikus berusia 74 tahun itu telah berulang kali masuk nama kandidat PM, meski terus gagal.

Sampai saat ini, Anwar dan partainya masih langgeng dengan koalisi Pakatan Harapan. Namun, koalisi tersebut saat ini hanya memiliki 88 anggota parlemen, jauh dari suara yang cukup untuk membentuk pemerintahan baru. Selain dua nama itu, ada pula politikus dan anggota parlemen veteran, Tengku Rezaleigh Hamzah. Pria yang akrab dipanggil Tengku atau Ku Li itu telah menjadi anggota parlemen Malaysia selama 47 tahun.

Di antara berbagai fraksi di partai UMNO, politikus 84 tahun dari partai tersebut itu dipandang sebagai kandidat kuat sebagai PM. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top