Siapa saja boleh berpolitik, tapi jaga kerukunan

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sentani, Jubi – Setiap orang mempunyai hak yang sama untuk berpolitik. Namun berpolitik jangan sampai memecah-belah persatuan dan kerukunan antarsesama dalam kehidupan masyarakat.

Hal ini ditegaskan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menanggapi perkembangan politik menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang dihelat pada Februari 2017.

“Silakan saja menyampaikan aspirasi masyarakat, tetapi hal-hal yang bersifat negatif yang mengarah kepada kebencian antara satu dengan lainnya tidak boleh dilakukan,” katanya kepada Jubi di Sentani, Sabtu (1/10/2016).

Kedepannya, kata bupati, zona integritas kerukunan hidup antarumat beragama, suku dan budaya yang dicanangkan beberapa bulan lalu harus dijaga baik.

“Ini baru empat tahun kita bersama, masih ada waktu yang akan datang dan ada hal-hal yang lebih besar lagi yang dilakukan. Sebagai pimpinan daerah ini, saya juga optimis bahwa akhir-akhir ini dinamika di tengah masyarakat soal pro kontra pasti terjadi. Tetapi saya berharap tidak perlu menyebarkan kebencian bagi sesama,” katanya.

Ditemui terpisah, tokoh masyarakat di Sentani, Agus Sokoy mengatakan proses pilkada adalah hal yang rutin dilakukan sebagai satu bangsa yang besar. Bukan soal siapa yang menang dan kalah atau siapa yang terpilih dan tidak. Namun prosesnya harus dipahami masyarakat. Harus melalui prosedur yang ditetapkan dan mengikuti rambu-rambu yang berlaku.

Loading...
;

“Dengan demikian di akhir dari proses pemilihan nanti kita semua tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita kembali seperti biasa, tanpa ada rasa benci dan dendam,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top