Sidang sengketa tanah gereja Adven ditunda

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Jayapura, Jubi – Sidang kasus sengketa tanah jalan raya Doyo Baru, Depapre – kompleks perkantoran Yayasan Gereja Masehi Advent Hari ketujuh Papua seluas  279.320 m2 atau 27.93 hektare yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jayapura, Rabu (21/6/2017) ditunda hingga Senin (10/7/2017) untuk mencapai kesimpulan. 

Hal tersebut dikatakan hakim ketua Syafruddin, SH usia memimpin sidang perkara terakhir di Pengadilan Negeri Klas 1 Jayapura yang dihadiri oleh pengugat dan tergugat. 

Pihak pengugat Ev. Samuel Kreuta dan Wilem Kreuta melawan ketua gereja Masehi Advent hari ke tujuh Papua dan pihak BPN Kabupaten Jayapura.  

“Jadi, pemeriksaan 2 saksi dari tergugat dan ini sidang pembuktian terakhir. Penggugat Samuel Kreuta dkk. dan tergugat I pihak gereja dan tergugat II BPN Kabupaten Jayapura. Namun tidak menghadirkan saksi hanya mengajukan bukti tertulis dan pihak gereja menghadirkan 5 orang saksi secara keseluruhan,” katanya. 

Lanjutnya, pihak pengugat mengadukan 4 lokasi yang bermasalah, termasuk bangunan sekolah SD dan SMP. Setelah mendengarkan kesimpulan pada Senin (10/7/2017) dan 2 minggu kemudian bila tidak ada halangan pengadilan akan putuskan perkara. 

Sementara itu, Juhari dalam surat dakwaan tuntutan tertulis pengugat membatalkan dan tidak sah untuk surat pelepasan yang telah/pernah di buat untuk 5 lembar sertifikat tanah karena tidak berdasar. 

Loading...
;

Pihak tergugat I harus membayar ganti rugi atas tanah adat yang di gunakan selama ini sebesar Rp 79, 6 miliar dikurangi total pinjamam (uang muka panjar) yang pernah diambil oleh pengugat. 

“Dan untuk BPN Kabupaten Jayapura untuk segera mencabut kepemilikan 5 sertifikat tanah milik tergugat,” katanya. (*) 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top