Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Siklon tropis Kepulauan Cook berisiko tinggi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Avarua, Jubi – Kepulauan Cook diproyeksikan akan menghadapi dua sampai tiga siklon tropis (TC) di bulan-bulan berikutnya.

Angka ini menunjukkan risiko tinggi untuk musim siklon tropis 2018-2019, yang akan dimulai November ini dan akan berlangsung hingga April tahun depan.

Dalam sebuah pernyataan, badan penelitian National Institute of Water and Atmospheric Research (NIWA) Selandia Baru, mengatakan bahwa bagian selatan Kepulauan Cook mungkin akan diterpa dua atau tiga siklon signifikan, lebih tinggi daripada jumlah rata-rata untuk daerah pulau-pulau itu. Untuk sebelah utara Kepulauan Cook, nol hingga satu siklon telah diramalkan untuk terjadi.

Para ahli telah mengindikasikan bahwa tujuh hingga 11 siklon tropis, dapat terjadi di Pasifik Barat Daya pada musim siklon mendatang ini, menyusul TC Liua awal yang terbentuk bulan lalu.

Direktur Dinas Meteorologi Kepulauan Cook, Arona Ngari, mengatakan prakiraan itu mendukung tren risiko siklon tinggi selama musim mendatang untuk Kepulauan Cook.

“Layanan Meteorologi Kepulauan Cook akan melakukan yang terbaik, untuk menyampaikan informasi tentang setiap depresi tropis atau badai yang baru terbentuk dari dari tahap awal, sehingga masyarakat siap dan siaga,” kata Ngari.

Loading...
;

NIWA menerangkan siklon tropis dikategorikan dari kekuatan dari tingkat satu hingga lima, dimana lima adalah kategori yang paling kuat. Untuk musim siklon mendatang, dikatakan sekitar empat badai tropis diantisipasikan akan mencapai setidaknya kategori tiga, dengan kecepatan angin rata-rata paling tidak 118 kilometer per jam (km/jam).

“Beberapa tahun belakangan ini, dengan kondisi yang sama dengan kondisi yang ada sekarang, menunjukkan bahwa beberapa sistem cuaca ini dapat meningkat hingga setidaknya kekuatan kategori empat, dengan kecepatan angin rata-rata 159 km per jam,” tambah NIWA.

“Siklon Kategori lima, di mana angin memiliki kecepatan lebih dari 196 km per jam, pernah terjadi bertahun-tahun yang lalu, menyusul kondisi yang serupa dengan yang kita lihat menjelang musim 2018/2019. Oleh karena itu, semua masyarakat harus tetap waspada dan siap menghadapi berbagai badai berat.”

Pernyataan itu juga menambahkan bahwa seperti kebanyakan tahun sebelumnya, aktivitas ini diperkirakan akan meningkat selama paruh kedua musim ini, dari Februari hingga April, sementara periode awal musim diperkirakan akan mendekati normal.

“Selain itu, anomali TC terkuat berpusat di wilayah antara Samoa dan Kepulauan Cook.”

Ngari meminta masyarakat umum untuk mulai mempersiapkan diri untuk musim siklon yang akan datang.

Siklon terakhir yang menyebabkan kerusakan parah bagi Kepulauan Cook adalah Pat, yang melintasi di atas Aitutaki pada tahun 2010. (Cook Islands News)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top