Follow our news chanel

Previous
Next

Singkawang bentuk Timsus antisipasi calo imigrasi

Ilustrasi logo kantor imigrasi - Jubi/IST
Singkawang bentuk Timsus antisipasi calo imigrasi 1 i Papua
Ilustrasi logo kantor imigrasi – Jubi/IST

Tim itu bekerja mencari dan mengejar oknum-oknum tertentu yang mempergunakan cara mempersulit pelayanan yang ada di Kantor Imigrasi setempat.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Pontianak, Jubi – Polres Singkawang bersama Tim Saber Pungli dan Imigrasi Singkawang akan membentuk tim khusus (timsus) untuk menangani praktik percaloan. Tim itu bekerja mencari dan mengejar oknum-oknum tertentu yang mempergunakan cara mempersulit pelayanan yang ada di Kantor Imigrasi setempat.

“Salah satunya untuk menyelidiki pendaftaran palsu terhadap pemohon paspor secara online,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi, di sela kunjungan ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Singkawang, Kamis, (12/9/2019).

Baca juga : Satgas Saber Pungli tangani 36 ribu kasus

Tangani krisis tiket, Jayawijaya akan libatkan saber Pungli Kepala BPN Sorong Kota terciduk OTT Tim Saber Pungli

Kunjungan Kapolres itu dalam rangka mengecek Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi oleh Kantor Imigrasi setempat. Dalam kunjungan sempat berdiskusi memperbaiki pelayanan publik yang ada bertujuan menyempurnakan dengan wilayah bebas korupsi (WBK) tersebut.

Loading...
;

Raymond bersama tim Saber Pungli juga memonitor apakah Kantor Imigrasi Singkawang masih ada praktik-praktik calo.

“Mengingat bapak Kepala Kantor Imigrasi Singkawang berkomitmen untuk membersihkan segala pelayanan publik dari praktik-praktik percaloan ataupun yang lainnya,” ujar Raymond menambahkan.

Berdasarkan hasil diskusi yang dilakukan diduga ada sejumlah oknum tertentu yang sengaja mendaftarkan diri untuk membuat space 120 pemohon menjadi penuh. Hal itu menimbulkan masyarakat umum kesulitan bahkan tidak bisa mendaftar sehingga seolah-olah pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Singkawang cukup sulit.

“Permasalahan ini yang kami cari dengan menugaskan tim khusus (timsus), apalagi ada indikasi bahwa ada oknum-oknum tertentu yang dengan sengaja mempersulit pelayanan yang ada di Kantor Imigrasi Singkawang,” kata Raymond menjelaskan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Singkawang, Noor Agus Hidayat, mengatakan pendaftaran pemohon paspor sekarang ini sudah diberlakukan secara online.

“Dari 120 pemohon yang ditargetkan dalam satu hari, justru yang datang ke kantor hanya sekitar 50 hingga 60 pemohon. Sementara pendaftar yang lainnya kosong,” kata Hidayat.

Menurut dia, percaloan merugikan masyarakat dan Kantor Imigrasi karena menimbulkan anggapan publik seolah-olah Kantor Imigrasi yang mempersulit. “Sehingga masyarakat banyak yang protes dan menyerang kami tentang adanya dugaan jual beli nomor antrean,” kata Hidayat menjelaskan.

Ia menyimpulkan harus bekerja sama dengan Polres dan Tim Saber Pungli guna mengusut tuntas permasalahan yang terjadi. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top