TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Siswa SMA Ilaga ditembak TPNPB, dituding mata-mata polisi

Papua- Penembakan -pembunuhan pendeta Yeremia-operasimiliter
Ilustrasi penembakan - Dok. Jubi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire Jubi – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menembak seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) bernama Ali Mom. Siswa kelas XI di SMA 1 Ilaga ini ditembak karena diduga mata-mata polisi.

Numbuk Telenggen, anggota TPNPB membenarkan TPNPB yang mengeksekusi Ali Mom di kampung Wuloni distrik Ilaga Kabupaten Puncak Pada kamis 15 April 2021. Jam 07.48

“Siswa yang ditembak itu biasanya tinggal sama-sama dengan satgas Maleo,” katanya kepada Jubi melalui sambungan telepon, Jumat (16/4/2021).

Numbuk Telenggen mengatakan, TPNPB menembak Ali atas perintah Komandan Operasi Lekagak Telenggen dan Militer Murib.

“Mereka mengeluarkan perintah agar membunuh semua intel atau provokator. Dan nama-nama mereka yang diduga mata-mata ada semua didalam daftar kami,” katanya.

Telenggen mengatakan, pihaknya tembak karena almarhum Ali biasa membawa polisi dan aktivitas itu sudah dipantau sejak lama.

“Kemarin Ali mencoba mengontak pasukan Lerimayu Telenggen. Dan menghubungkan mereka dengan anggota TNI/POLRI yang posisi mereka sedang siaga untuk menembak Pasukan TPNPB.

Lanjut Telenggen, setelah ketahuan dia berkonspirasi dengan aparat kemanan lalu dia ditembak mati. Ali salah satu dari sekian orang yang ada dalam pemantauan TPNPB.

“Kami masih memantau anggota BIN yang ada di Ilaga. Ada anggota BIN yang meraka pasang di gereja. Ada satu anggota BIN ada juga dua orang lainnya. Orang kami akan mengeksekusi mereka lagi,” kata Telenggen.

Telenggen mengatakan, pihaknya memantau intelijen di daerah Ilaga, Sinak, Mulia dan Kuyawagi. Daerah yang disebutkan ini menurutnya belum dilakukan operasi oleh TPNPB.

“Kalau di Intan Jaya, Homeo, Beoga kami sudah eksekusi mati,” katanya.

Sumber Jubi di Ilaga yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, korban ditembak dibagian kepala dan badan.

“Setelah ditembak kemudian jenasah dievakuasi ke rumah sakit dan selanjutnya jenazah Ali Mom dibawah oleh pihak keluarga ke rumah mereka. Tadi jam 10.00 waktu setempat sudah diperabukan,” kata sumber Jubi yang bekerja sebagai ASN di Ilaga.

Terpisah, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri, membenarkan adanya penembakan siswa SMA ini.

Dikutip Kantor Berita Antara,dDari laporan yang diterima, awalnya Kamis (15/4/2021) pagi, korban ditelepon dimintai tolong membelikan pinang dan rokok yang kemudian dibawa ke Kampung Uloni Distrik Ilaga, namun sesampainya di pinggir jalan Kampung Uloni, korban ditembak di bagian kepala dan dibacok juga bagian kepala hingga tewas.

Sepeda motor korban dibakar, kata Fakhiri, seraya mengatakan, Jumat, sekitar pukul 06.30, warga bersama keluarga besar korban ke tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa pulang jenazah ke Kampung Ilambet. (*)

Editor : Vctor Mambor

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us