Siswa SMA yang dibakar hidup-hidup di Merauke meninggal dunia

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi – Luis Hendrik Sumagal (19) tahun, siswa SMA Terintegrasi Wasur yang disiram bensin dan dibakar oleh pelaku JN, akhirnya meninggal dunia kemarin, Minggu (2/4/2017). Luis meninggal setelah seminggu menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke.

Demikian disampaikan Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Taufiq Irpan Awaluddin kepada sejumlah wartawan Senin (3/4/2017). Dijelaskan, setelah korban disiram dengan bensin, langsung dibakar menggunakan korek api. Sehingga hampir semua bagian tubuhnya ikut terbakar. Kasus itu terjadi pada Sabtu, 25 Maret 2017 pukul 20.00 WIT di Mopah Lama.

Penyebab hingga korban dibakar, demikian Kapolres, masih terus didalami. Namun berdasarkan informasi yang didapatkan berkaitan dengan kasus pencurian motor. “Ada dua orang dan satunya masuk daftar pencarian orang (DPO),” tegasnya.

Pelaku yang membakar korban, kata Kapolres, sudah ditahan dan akan menjalankan hukuman, karena perbuatan yang dilakukan tergolong sangat sadis. Karena menyiram orang dengan bensin masih hidup dan membakar.

“Kita akan melakukan psikotest terhadap pelaku, karena bersangkutan orang dewasa dan dalam keadaan sehat walafiat,” tuturnya dan menambahkan akibat perbuatan itu, pelaku dijerat pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kasubag Humas Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Soeryadi menambahkan, proses hukum tetap jalan dan sejumlah saksi sedang dimintai keterangan.

Loading...
;

“Ya, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena telah membakar orang hidup-hidup, apalagi korban juga masih dibangku sekolah,” tuturnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top