Follow our news chanel

SMA Koinonia Sentani siap ikuti Pocari Sweat Futsal Championship 2020

Ilustrasi, kegiatan belajar mengajar di SMA Koinonia Sentani – Jubi/Yance Wenda
SMA Koinonia Sentani siap ikuti Pocari Sweat Futsal Championship 2020 1 i Papua
Ilustrasi, kegiatan belajar mengajar di SMA Koinonia Sentani – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – SMA Koinonia Sentani siap mengikuti Pocari Sweat Futsal Championship 2020.  Untuk itu, pihak sekolah telah menggelar seleksi untuk menjaring 12 siswa yang akan masuk tim inti untuk mewakili sekolah tersebut.

“Kami baru selesai melakukan seleksi. Ada 40 anak yang mengikuti seleksi dan tersaring 12 anak yang akan masuk tim sekolah untuk mengikuti Pocari Sweat Futsal Championship yang akan dilaksanakan tahun depan,” kata Jumail Setiawan, guru di SMA Koinonia, kepada Jubi di Sentani, Kamis (25/7/2019).

Dari 12 anak tersebut, jelas Jumail, tidak semuanya bisa langsung diikutsertakan ke turnamem tahun depan, namun akan dipecah karena tahun lahir.

“Jadi ada batasan usia  dalam turnamen Pocari Sweat Futsal Championship. Jadi yang boleh ikut itu dari tahun lahir 2001 ke atas, itu minimalnya, boleh di kelas X, XI, atau XII,” jelas Jumail.

Turnamen Pocari Sweat Futsal Championship akan berlangsung bulan September tahun depan namun SMA Koinonia telah mempersiapkan timnya jauh hari sebelum bergulirnya pertandingan.

“Dari tim Pocari Sweat bilang kalau kegiatanya nanti bulan September, jadi prosesnya itu kalau sudah lolos di zona Papua berarti akan bermain di Pulau Jawa,” katanya.

Loading...
;

Jumail menambahkan SMA Koinonia belum memiliki tim futsal karena keterbatasan fasilitas pendukung.

“Kami terkendala di sarana, kalau kami punya lapangan pasti setiap sore bisa latihan. Jadi kalau ada turnamen baru kita siapkan tim. Walau demikian seleksi itu harus dilakukan supaya mendapatkan pemain terbaik dan saat akan main bisa langsung pilih saja,” katanya.

Karena tidak memiliki lapangan dan keterbatasan fasilitas lain, sehingga untuk mematangkan skill anak-anak asuhnya hanya bisa dilakuakan setiap ujicoba.

“Untuk latihan itu langsung di sparring dan di situ baru kita beri arahan teknik-teknik dasar bermain futsal. Anak-anak yang lolos seleksi kemarin, semua sudah tahu teknik dasar bermain futsal, jadi tinggal bagaimana mereka bisa membangun kerjasama tim, itu saja. Biar mau kualitas bagus tapi tidak ada kerjasama tim, itu sama saja tidak bagus,” kata Jumail.

Kepala sekolah SMA Koinonia, Cisilia Irna Wijayanti, berharap anak-anak yang terpilih untuk mengikuti  Pocari Sweat Futsal Championship, bisa berdisiplin dalam waktu dan rajin berlatih, tidak hanya karena ada turnamen ini.

“Selain mereka disiplin di dalam timm dan juga harus disiplin waktu, dan mereka juga harus disiplin di sekolah, baik itu datang tepat waktu dan belajar tentang etika sopan santun,” ucapnya.

Cisilia juga berharap anak-anak yang akan mengikuti turnamen Pocari Sweat Futsal Championship dapat lebih mengembangkan bakat-bakat yang mereka miliki.

“Bakat-bakat yang dimiliki itu harus dikembangkan, baik dalam bidang olahraga dan pendidikan dan juga bagi mereka yang tidak terpilih jangan patah semangat karena masih ada banyak kompetisi yang bisa diikuti,” pugkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top