Follow our news chanel

SPGP salurkan bantuan kemanusian Nduga

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Solidaritas Pemuda Gereja BAPTIS, GIDI, KINGMI, KATOLIK, dan GKI di Tanah Papua, menutup posko Peduli Nduga, akhir pekan lalu, dan akan segera menyerahkan bantuan kemanuasiaan yang terkumpul pada KKR yang berlangsung di gedung aula STT GIDI.

"Bantuan kemanusiaan yang terkumpul dari kegiatan KKR berupa beras, pakaian, bahan kebutuhan lainnya. Uang persembahan yang masuk sekitar Rp 16 juta. Bantuan yang  sudah terkumpul ini akan langsung kami  salurkan ke masyarakat di Kabupaten Nduga, termasuk uang yang sudah masuk ini," ucap Ketua Pemuda GIDI, Yandinus Mabel.

Solidaritas pemuda (SPGP) menyampaikan banyak terima kasih kepada setiap anak Tuhan yang sudah mau peduli terhadap saudara di Nduga, baik secara pribadi dan kelompok.

"Terima kasih yang sudah kasih sumbaangan buat masyarakat yang ada di pengungsian di Nduga. Kami juga meyampaikan banyak terima kasih kepada semua denominasi gereja yang ada serta lembaga yang sudah mengambil bagian dalam penyelenggaraan kegiatan ini," kata Yandinus Mabel.

Solidaritas pemuda gereja Papua melihat masyarakat Nduga membutuhkan perlindungan dan pertolongan dari kita semua. Karena itu solidaritas pemuda gereja Papua peduli kemanusiaan masyarakat Nduga, membuka posko pada 5-25 Januari lalu.

"Selain sumbagan waktu KKR, ada juga sumbangan dari umat yang diantar lansung ke Posko Kantor  Badan Pelayan Pusat GIDI. Barang yang sudah terkumpul adalah pakaian layak pakai sebanyak 21 karung, gula satu karton, susu bubuk, teh satu karton, deterjen, sambun mandi satu karton," jelasnya.

Loading...
;

Pendeta Edison Sekenyam, dari pemuda GKI, mengatakan barang yang telah terkumpul akan langsung diantar menggunakan pesawat ke Wamena. Sudah ada tim yang akan melanjutkan bantuan itu ke Nduga.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Provinsi Papua, Alfonsa J Wayap, menyampaikan terima kasih kepada  lima paroki yang sudah memberikan bantuan untuk masyarakat Nduga.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Paroki Gembala Baik yang sudah antar barang yang sudah dikumpulkan umat. Juga Paroki APO, Gembala Baik, Argapura, Kriastur dan Arso. Barang yang terkumpul dari umat berbentuk bama dan barang kebutuhan lain," jelasnyna.

"Solidaritas ini akan ada terus bukan berarti karena kasus Nduga baru dibentuk, tidak, kami akan ada untuk semua soal kemanusiaan di Tanah Papua," jelas Alfonsa.

Sepi Wanimbo, Ketua Departemen Pemuda BAPTIS Papua, menyampaikan terima kasih kepada lima ketua sinode, atas saran, masukan, dan dukungannya sehingga solidaritas pemuda gereja sehati, sepikir, membuka posko sampai hari ini sumbangan semangat kekompakan dan kebangkitan pemuda berjalan dengan aman dan terkendali dalam pertolongan Tuhan.

"Karena itu komitmen dan harapan kami solidaritas pemuda Papua kegiatan-kegiatan kebangkitan rohani dan kegiatan lainnya, kami akan terus tingkatkan, dan persoalan yang terjadi seperti sekarang di Kabupaten Nduga, kami solidaritas pemuda gereja Papua terus menyuarakan dan melakukan aksi bantuan sosial kemanusiaan," jelasnya.

Sepi Wanimbo mengatakan barang yang sudah terkumpul ini yang menjadi kendala hanya soal transportasi.

"Barang yang lain sudah terkirim, tapi ada sebagian yang belum bisa kirim, karena kami mengalami kendala di transport," jelasnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top