Stadion utama bukan tolok ukur kesiapan venue PON Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Sekretaris Komisi V DPR Papua bidang olahraga, Natan Pahabol mengatakan, stadion utama Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, 2020 mendatang, yakni Stadion Papua Bangkit yang kini sementara dalam proses pembangunan di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura bukan tolok ukur untuk menilai kesiapan venue PON di lima klaster.

Ia mengatakan, hingga kini pembangunan venue di sejumlah kabupaten yang menjadi klaster pelaksanaan pertandingan cabang olahraga (cabor) PON XX di antaranya Jayawijaya, Merauke, dan Biak belum ada tanda-tanda pembangunan venue. 

"Bahkan di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, belum ada venue yang rampung 100 persen. Padahal dua daerah itu menjadi barometer. Kalau hanya pembangunan stadion utama, itu tidak dapat dijadikan tolok ukur," kata Natan Pahabol, Kamis (15/11/2018).

Katanya, stadion utama hanya akan digunakan untuk pembukaan dan penutupan PON XX mendatang. Pertandingan cabor tidak semua diselenggarakan di stadion itu.

Menurutnya, jika pemerintah daerah, Dinas Olaharaga dan Pemuda, KONI sarta Panitia Besar (PB) PON mengklaim kesiapan pelaksanaan PON dari sisi fasilitas, maka perlu menunjukkan ke publik di mana pembangunan venue yang telah rampung. 

"Kami harap tidak lagi beradu argumentasi di media, tapi menunjukkan bukti di lapangan dan memberikan jaminan kepada masyarakat," ujarnya.

Loading...
;

Ia menyarankan kepada Pemprov Papua, PB PON dan pemerintah kabupaten yang wilayahnya menjadi klaster pertandingan cabor, segera menggelar rapat konsolidasi. Katanya, secepatnya perlu ada langkah nyata yang dilakukan berbagai pihak terkait mengingat waktu semakin sempit. 

Sementara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono usai bertemu Gubernur Papua, Lukas Enembe dan jajarannya akhir Oktober 2018 lalu mengatakan, ia ditugaskan membantu Pemprov Papua menyiapkan venue dan beberapa kawasan untuk mendukung pelaksanaan PON XX di provinsi paling Timur Indonesia itu.

"Itu semua ada dalam Instruksi Presiden (Inpres) nomor 10 tahun 2017 tentang pelaksanaan PON XX  dan Pekan Paralimpik Nasional XVI 2020, mengenai apa tugas PUPR," kata Basuki kala itu.

Beberapa pembangunan venue yang dibebankan kepada pihaknya yakni pembangunan venue cabor hoki, kriket, pembangunan rumah susun, stadion, dan perbaikan sejumlah ruas jalan. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top