Stasiun MRT tanpa tempat sampah, Gubernur Anis : bagian pendidikan

Ilustrasi penumpang di stasiun, pixabay.com
Stasiun MRT tanpa tempat sampah, Gubernur Anis : bagian pendidikan 1 i Papua
Ilustrasi penumpang di stasiun, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan sengaja tidak menyediakan tempat sampah di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT). Ia beralasan bagian dari pendidikan bahwa sampah tidak boleh ditinggalkan.

“Di stasiun MRT tidak ada tempat sampah, karena ini bagian dari pendidikan bahwa sampahnya dibawa tidak ditinggalkan,” kata Anies di Stasiun MRT Blok M di Jakarta Selatan, saat meninjau kembali pelayanan MRT, Selasa, (2/3/2019).

Menurut Anies cara itu sebagai upaya melatih masyarakat. “Kalau ada yang buang (sampah) ingatkan jangan membuang sampah. Disisi lain petugas kita akan selalu bergerak untuk memastikan setiap kali ada yang ditinggal (sampah) langsung dibersihkan,” kata Anis menambahkan.

Tercatat saat ini sudah ada pembangunan 13 stasiun, sedangkan MRT akan beroperasi dengan delapan rangkaian mulai pukul 05.30 sampai 22.30 WIB selama bulan Maret dan April.

Sesudah bulan April, jumlah rangkaian ditingkatkan menjadi 16, dan jam operasional ditambah dari pukul 05.00 sampai 24.00 WIB. Ia berharap lebih banyak warga Jakarta menggunakan kendaraan umum atau massal apalagi bila terintegrasi.

Sedangkan masinis yang tersedia sebanyak 71 prang, ditambah 350 tenaga operasi dan pemeliharaan. Perkiraan penumpang harian MRT di awal operasi mencapai 65 orang, jumlah itu secara bertahap akan kita tingkatkan menjadi 130 ribu orang per hari pada tahun depan. (*)

Loading...
;

editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top