Follow our news chanel

Stasiun radio publik PNG memburuk

Gedung Radio Morobe yang ditutup PNG Power karena dinilai tidak aman. - Post-Courier
Stasiun radio publik PNG memburuk 1 i Papua
Gedung Radio Morobe yang ditutup PNG Power karena dinilai tidak aman. – Post-Courier

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Oleh Sylvester Gawi in Lae

Saya bertumbuh era 1990-an, menyimak siaran radio NBC Radio – Radio Kundu – yang selalu informatif dan dapat menjangkau masyarakat meluas di seluruh Papua Nugini yang mampu membeli radio.

Mulai dari petikan senar gitar dan alunan yang menghibur, segmen-segmen toksave dan liputan berita nasional, hingga program khusus anak-anak sekolah yang populer di ruang-ruang kelas, NBC (National Broadcasting Corporation – stasiun radio milik pemerintah PNG) telah menjadi bagian penting dari suara nyata bangsa ini.

Radio ini telah memiliki banyak kontribusi pada kebebasan, pengembangan, dan pembangunan bangsa PNG, dan berdiri dengan teguh dalam mendorong tata pemerintahan yang baik, serta transparansi dalam berbagai masalah pembangunan yang dihadapi negara ini.

Selama lebih dari 40 tahun mengudara, radio ini merupakan media komunikasi paling efektif, bagi sebagian besar warga negara biasa yang bisa tersambung ke dunia luar, berkat jangkauan nasionalnya.

Sejak saya masih kecil, saya bertumbuh dewasa dengan mimpi untuk mendapatkan pekerjaan di bidang penyiaran radio, terutama dengan radio NBC.

Loading...
;

Radio Morobe merupakan pilihan utama bagi para pendengar radio di seluruh Provinsi Morobe. Stasiun ini disiarkan melalui frekuensi menengah MF, gelombang pendek, dan FM, dan mencapai bahkan daerah-daerah pedesaan dan terpencil di Morobe dan provinsi-provinsi tetangganya.

Gedung studio Radio Morobe dibangun dan dibuka pada Oktober 1971, dan sejak saat itu, para penyiar perintisnya tetap setia, hingga ke abad ke-21.

Gedung Radio Morobe tak layak pakai

Pemerintah Provinsi Morobe mengabaikan berbagai rencana perbaikan dan menghentikan pendanaannya, dalam 10 tahun terakhir atau lebih, dan sejak itu, bangunan ini mulai hancur perlahan-lahan dan akhirnya dinyatakan tidak layak guna, pada Oktober 2018.

Saya sendiri baru saja bergabung dengan Radio NBC pada 2015, dan bekerja bersama dengan sejumlah pegawai baru, juga beberapa karyawan senior hingga sekarang.

Sejumlah bidang penting di mana Morobe Provinsel Gavman MPG – Pemerintah Provinsi Morobe telah gagal membantu radio NBC Morobe, meskipun pemerintah-pemerintah provinsi sudah diberikan mandat untuk memelihara dan merawat radio NBC, agar dapat beroperasi dengan baik.

Pertama, keterbatasan atau tidak adanya pendanaan setiap tahun untuk menjalankan stasiun tersebut. Kedua, menara transmisi radio yang dibangun untuk NBC di Morobe diambil alih kembali dan dikelola oleh MPA. Menara ini mendatangkan jutaan kina untuk kantung MPA, tanpa sedikit pun dari pendapatan itu yang disalurkan kepada Radio Morobe.

Selain itu, pemeliharaan dan/atau penggantian fasilitas NBC secara umum pun buruk, menara-menara NBC tidak lagi berfungsi dengan benar, sehingga transmisi radio itu tidak menjangkau populasi yang lebih meluas di daerah terpencil. Badan yang berwenang di tingkat distrik juga tidak mewujudkan dan memanfaatkan kekuatan dari komunikasi yang baik dengan warga mereka, tidak ada upaya untuk mendanai radio NBC agar mencapai pemilih mereka.

Politisi dan calon-calon politisi hanya membuat janji-janji kosong dan menggunakan radio ini untuk mempromosikan agenda mereka, kemudian bersembunyi ketika sudah terpilih.

Sekarang, gedung stasiun telah ditutup oleh pihak berwenang karena tidak aman, NBC Morobe sudah tidak lagi mengudara. Hal yang terakhir, tetapi tidak kalah penting, manajemen dan staf-staf NBC Morobe sekarang sudah tidak bisa memasuki studio, mereka dikunci dari studio sementara karena tagihan tak kunjung dibayar. Padahal pemiliknya studio sementara ini adalah MPG, melalui badan usaha bisnisnya, Morobe Sustainable Development Ltd.

Sudah hampir 6 bulan berlalu sejak gedung NBC Morobe ditutup oleh PNG Power karena tidak aman. Tidak ada langkah konkret apa pun yang telah dilakukan, untuk kembali memperbaiki dan membukanya, meskipun banyak janji-janji politik.

Sekarang, NBC Morobe telah berhenti beroperasi selama sekitar 3 bulan, dan stafnya masih digaji tanpa bisa datang secara fisik ke tempat kerja. Masalah yang serupa juga sedang dihadapi oleh sebagian besar stasiun radio NBC di seluruh PNG.

Kebebasan yang dirampas dari rakyat

Orang-orang kita tidak bisa mendapatkan informasi tentang kinerja pemerintah mereka. Sosialisasi bidang kesehatan, pendidikan, dan bencana alam tak kunjung sampai ke masyarakat.

Pemilik-pemilik tanah juga tidak memiliki cara, untuk menggunakan kebebasan berbicara mereka melalui radio. Orang-orang tidak dapat lagi menyampaikan pesan melalui toksaves, kepada orang yang mereka cintai, tetapi terpaksa harus membayar sendiri dan menggunakan metode telekomunikasi yang mahal namun buruk kualitasnya, untuk mengirim pesan.

Mahalnya biaya perjalanan laut yang berisiko tinggi dan perjalanan darat yang memburuk telah menelan banyak nyawa, namun pemerintah terus saja berjanji kepada orang-orang, bahwa mereka akan memperbaiki layanan-layanan NBC tanpa langkah nyata.

Layanan Radio NBC di seluruh Morobe itu sering mandek, kadang berjalan dan berhenti. Masyarakat dari luar Kota Lae sering kali tidak mendapatkan sinyal apa-apa

Berbagai proyek dari industri ekstraktif bernilai jutaan kina dibuka setiap saat dan beroperasi di seluruh Morobe, namun masyarakat kita tidak menerima informasi mengenai dampak positif dan negatif berbagai industri ini terhadap tanah, laut, dan sungai-sungai mereka.

Saya berharap Menteri Komunikasi kita yang baru, Koni Iguan, dapat memperbaiki persoalan ini dari tingkat kementerian. Daerah pemilihan MP Iguan di Lembah Markham bahkan tidak bisa menerima sinyal NBC, dan fakta ini jauh lebih buruk daripada yang kita pikirkan. Apalagi karena Lembah Markham sendiri merupakan pusat ekonomi penting di negara ini. (Asia Pacific Report/Graun Blong Mi- My Land)

 


Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top