Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Status pengelolaan hambat pengembangan Pasar Doyo Baru

Papua
Ilustrasi pedagang tradisional - Pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Keberadaan Pasar Rakyat Doyo Baru sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di Distrik Waibu. Aktivitas perekonomian pun menggeliat karena terjadi perputaran uang melalui transaksi antara pembeli dan pedagang.

Namun, pembangunan pasar tersebut ternyata masih menyisakan masalah karena status kepengelolaannya menggantung. Kementerian Perdagangan belum menyerahkan kewenangan itu kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura.

“Surat hibah (pelimpahan kepemilikan dan pengelolaan) belum ada. Pemkab Jayapura seharusnya mengecek dan memastikannya kepada Kementerian Perdagangan,” kata Penanggung jawab Pasar Rakyat Doyo Baru Othis Kaway, Rabu (16/9/2020)

Status pengelolaan hambat pengembangan Pasar Doyo Baru 1 i Papua

Pelimpahan secara resmi kewenangan tersebut sangat penting. Pemkab Jayapura tidak bakal bisa mengembangkan bahkan melakukan perawatan pasar karena pengelolaannya masih menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

“Lahannya memang milik Pemkab Jayapura, tetapi bangunan pasar merupakan aset pemerintah pusat. Pemkab tidak bisa berbuat banyak dalam merawat pasar karena bisa jadi temuan (dianggap penyimpangan). Jadi, kami harus berhati-hati dalam mengambil tindakan,” jelas Kaway.

Dia mengaku banyak menerima usul dari berbagai pihak mengenai perbaikan dan perawatan bangunan pasar. Namun, usul tersebut tidak bisa ditindaklanjuti lantaran persoalan alih kewenangan dalam pengelolaan pasar belum dituntaskan

“Jika sudah ada surat hibah, penertiban terhadap pasar bisa dilakukan. Karena itu, Pemkab Jayapura harus segera mengurus (penerbitan) surat hibah tersebut,” kata Kaway.

Loading...
;

Ima, pedagang di Pasar Rakyat Doyo Baru mengatakan fasilitas berjualan di pasar tersebut sudah sangat memadai, tetapi banyak pedagang tidak betah lantaran sepi pembeli. Mereka keluar dan memilih berjualan di tempat lain.

“Saya sempat bertahan, tetapi tidak lagi sejak pandemi Covid-19. Pengunjung pasar (pembelinya) sepi,” kata Ima. (*)

 

Editor: Aries Munandar

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top