Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

STK TP Deiyai gelar yudisium angkatan pertama

Foto bersama setelah yudisium angkatan pertama di Aula Soskat Kaboudabi Waghete, Rabu (19/9/2020). - Jubi/Abeth You

Papua No.1 News Portal | Jubi

Deiyai, Jubi – Sekolah Tinggi Katolik Touye Paapa (STK TP) Deiyai akhirnya menggelar yudisium bagi mahasiswa angkatan pertama tahun akademik 2019/2020 di Aula Soskat Kaboudabii Waghete, Rabu (19/9/2020).

Ketua panitia yudisium angkatan pertama, Yohakim Tekege, mengatakan kegiatan itu merupakan pengukuhan kelulusan seorang mahasiswa yang telah memenuhi syarat kelulusan, pada program studi dengan jurusan tertentu.

“Maka yudisium STK Touye Paapaa Deiyai kali ini agenda pertama dan selanjutnya akan menjadi agenda rutin, sebagai tanda bahwa saudara-saudari para mahasiswa angkatan pertama pada program studi pendidikan Keagamaan Katolik, jurusan Kateketik Pastoral telah menyelesaikan pendidikan jejang strata 1 atau sarjana, dan berhak menyandang gelar S.Pd,” ujar Yohakim Tekege, kepada Jubi usai kegiatan.

Menurut dia, mahasiswa yang sedang mengikuti acara yudisium berjumlah 32, terdiri dari laki-laki 9 dan perempuan 23 orang.

“Jadi ini dua angkatan digabung. Angkatan tahun akademik 2014 diberikan cuti akademik satu tahun dua semester, sementara menunggu akreditasi kampus dan bersama-sama dengan angkatan tahun akademik berikutnya 2015 ujian skripsi, yudisium dan wisuda digabung yang disebut angkatan pertama sekarang,” katanya.

Ia mengatakan, menurut PLT Dirjen Bimas Katolik Republik Indonesia lewat video konferensi Zoom pada momen acara penutupan ujian skripsi, angkatan pertama adalah angkatan uji coba. “Angkatan warna-warni dimana mahasiswa-mahasiswinya ada yang tua, ada yang muda, dan lain sebagainya.”

Loading...
;

“Namun demikian, di mata kampus dan dosen semua sama-sama mahasiswa, artinya segala tugas dan kewajiban sebagai mahasiswa dalam melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi diberlakukan untuk semua, tanpa pertimbangan umur, jabatan, golongan dan suku,” tambahnya.

Ketua STK Touye Paapa Deiyai, Oktovianus Marko Pekei, mengatakan dengan dilaksanakannya yudisium justru menepis sejumlah keraguan publik atas hadirnya perguruan tinggi di wilayah Meepago.

“Ini buktinya, kami laksanakan yudisium angkatan pertama, dengan momen ini kami menepis keraguan atas sekolah tinggi ini,” ujar Pekei.

Ia mengungkapkan sejumlah berkat Tuhan yang dialami dalam perkembangan sekolah yang berkedudukan di Waghete ini, di antaranya pihak gereja Dekenat Paniai maupun Tigi, khususnya Paroki Kristus Kebangkitan Kita Damabagata melepaskan lokasi kampus STK Touye Paa Deiyai yang sudah ada bangunan dan akan digunakan dalam tahun akademik berjalan.

Selain itu, kata dia segala aktivitas akademik di-input atau dilaporkan di Forlap Dikti Republik Indonesia berkat kerja keras operator kampus Yulius Pekei.

“Perguruan Tinggi yang baru berusia lima tahun dapat akreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Republik Indonesia, pada 10 Desember 2019, yang sebelumnya sudah di-input oleh Operator Kampus melalui online dengan aplikasi SAPTO,” ujarnya.

“Perguruan tinggi yang baru ini, ujian skripsi mandiri via Zoom, pada Senin 24 sampai Sabtu 29 Agustus 2020 di Deiyai,” kata dia.

Pihaknya juga telah mendapatkan blangko ijazah Dikti terbaru dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia (PMA), Nomor 17 Tahun 2020 tertanggal surat edaran 14 Agustus 2020 tentang Sistematika Penulisan Ijazah Sarjana terbaru, blangko ijazah terbaru. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top