Follow our news chanel

Stok berkurang, harga telur merangkak naik

Pedagang telur di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Papua. - Jubi/Sindung
Stok berkurang, harga telur merangkak naik 1 i Papua
Seorang pedagang telur ayam di Pasar Hamadi sedang merapikan dagangannya – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani,Jubi – Meningkatnya harga telur di Kota Sentani selama kebijakan pembatasan kapal dan pesawat penumpang, membuat pengecer telur di eks Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura khawatir.

“Sudah enam minggu ini harga telur di eks pasar lama ini mengalami kenaikan. Satu rak telur isinya 30 butir biasanya normalnya dijual dengan harga 55-60 ribu rupiah, kini naik menjadi Rp70 ribu,” kata Rahayu kepada Jubi, Senin (30/3/2020).

Rahayu mengaku stok telur di distributor berkurang karena telur yang dijual adalah telur asal Surabaya, yang diangkut menggunakan kapal penumpang. “Saya biasa sekali beli telur itu bisa 100 rak, tapi sekarang hanya dibatasi 20 rak saja,” katanya.

Ia khawatir dengan ketersediaan stok telur untuk lebaran mendatang.”Belum lebaran,stok sudah  berkurang, lagi bulan puasa nanti. Ini yang membuat kami juga khawatir, karena kami hanya pedagang pengecer,” jelas Rahayu.

Sampai saat ini, distributor langganannya belum bisa memastikan terkait ketersediaan telur ini. “Soalnya kapal tidak masuk toh, nanti kita ikuti saja apakah akan ada atau tidak,” katanya.

Sementara Ari Haryanto, pengecer telur lokal di Koya Timur mengaku stok telur dari peternak masih stabil, demikian juga harga jual di Koya Timur. “Sampai hari ini saya masih menjual dengan harga 50 ribu rupiah per rak. Belum ada kenaikan,” katanya.

Loading...
;

Hanya saja, Ari mengaku hanya menjual di rumah saja, karena ada permintaan dari Lurah agar melakukan social distancing. “Padahal banyak langganan minta diantarkan ke Kota Jayapura, tapi saya belum bisa. Masih di rumah saja dua minggu terakhir ini,” katanya.

Pemerintah Kota dan Kabupaten Jayapura sudah mengeluarkan aturan agar melakukan Social Distancing sejak 17 hingga 31 Maret 2020. Kebijakan ini lalu diperpanjang lagi hingga pertengahan April mendatang.(*)

 Editor: Angela Flassy

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top