HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Stok terbatas, harga cabai di Sentani mahal 

Ilustrasi, penjual bumbu dapur di Pasar Pharaa Sentani - Jubi/Engel Wally
Stok terbatas, harga cabai di Sentani mahal  1 i Papua
Ilustrasi, penjual bumbu dapur di Pasar Pharaa Sentani – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Harga bumbu dapur khususnya rica (cabai) di Pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura mengalami kenaikan karenakan stok berkurang.

Mama Laila, penjual eceran bumbu dapur di pasar Pharaa Sentani, mengatakan saat ini stok cabai sudah berkurang.

Stok terbatas, harga cabai di Sentani mahal  2 i Papua

“Sekarang rica sedikit jadi harganya masih mahal. Ada yang jual Rp80-85 ribu per kilo. Harga normal saya biasa jual di kisaran Rp50 ribu,” ucapnya.

Kata dia, untuk ketersedian di bulan puasa nanti ia belum bisa memastikan stoknya.

“Saya tidak tahu nanti ada atau tidak karena sekarang ini saja masih mahal, jangan sampai hari besar besok langsung drastis naik, ” kata ibu satu anak ini.

Dalam kondisi seperti saat ini, katanya, ia hanya dapat mengambil satu setengah kilo saja untuk dijual ecer.

“Sekarang saja saya jual eceran karena stok sedikit tapi untuk besok saya tidak tahu,” jelas Laila, saat ditemui Jubi di Pasar Pharaa Sentani, Jumat (26/4/2019)

Mama Laila menambahkan selama berjualan ia hanya mengambil cabai dari pedagang lokal saja.

“Saya beli rica itu ada yang sama mama-mama dan juga sama langganan. Kalau bicara soal pendapatan itu sangat tidak tentu, bukan berarti harga naik jadi penjual untuk tapi justru petani yang untung,” jelasnya.

Misina Wenda, seorang korban banjir bandang Sentani 16 Maret silam, mengatakan sekarang ini sangat susah membeli rica dalam jumlah banyak.

“Kita ke pasar mau beli banyak tapi susah, mahal sekal,i jadi kita di posko pengungsian gunakan rica itu dengan baik,” katanya.

Wenda mengaatakan tanaman rica di pekarangan rumahpun tidak cukup untuk memasak.

Kalo masak dalam jumlah sedikit itu tidak apa tapi ini masak dalam jumlah banyak baru ambil rica di rumah bekas kena banjir yang sedikit itu susah, kita butuh banyak untuk satu minggu punya seperti begitu, ” ujarnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top