Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Strategi cegah stunting ala PKK Biak Numfor

Ilustrasi anak yang menderita gizi buruk di Papua – Jubi/Suara.com.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Biak, Jubi  – Pencegahan kasus kekerdilan pada anak (stunting) harus dimulai dari warga, khususnya dalam memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam panganan lokal.

Panganan lokal Papua dipercaya memiliki gizi tinggi yang tak kalah dari makanan kemasan yang beredar di Pasaran, apalagi angka kecukupan gizi (akg) yang dimiliki pangan lokal sudah teruji.

“Jajaran tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Biak Numfor bersama organisasi perangkat daerah agar memperhatikan program 1.000 hari pertama kehidupan anak sebagai langkah awal mencegah kasus stunting di keluarga,” ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Biak Numfor, Ruth Naomi Rumkabu di Biak, Minggu (3/11/2019).

Ia mengakui, hingga saat ini Tim Penggerak PKK Kabupaten Biak Numfor sedang mengumpulkan data penanganan kasus stunting pada anak di wilayah setempat.

“Ya dengan adanya data stunting diharapkan dapat bekerja sama memerangi kasus kekerdilan tumbuh anak,” ungkap istri Bupati Biak Numfor Herry Naap itu.

Ketua TPP PKK Kabupaten Biak Numfor Ruth mengakui, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan terus mengkampanyekan peningkatan kualitas sumber daya manusia pada anak balita melalui program 1.000 hari pertama kehidupan.

Loading...
;

Dengan kualitas kehidupan anak yang lebih sehat dan cerdas, menurut Ruth Naomi, sangat ditentukan pemenuhan asupan gizi di setiap keluarga.

“Kehidupan anak sejak dalam kandungan sudah diperhatikan dengan memenuhi asupan gizi yang baik sehingga dapat mencegah munculnya kasus stunting,” ujarnya.

Ia mengatakan, rendahnya asupan gizi dikonsumsi ibu hamil dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak dalam kandungan.

“Makanan selama kehamilan ibu dapat mempengaruhi fungsi memori, konsentrasi, pengambilan keputusan, intelektual, mood, dan emosi seorang anak kemudian hari,” ujarnya.

Sebelumnya, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Lauren Pattipeilohi mengharapkan, program 1.000 hari kehidupan pertama anak telah menjadi agenda pemerintah kabupaten/kota.

“Setiap orang harus bisa memenuhi kebutuhan asupan gizi balita karena dapat mempengaruhi pertumbuhan anak. Potensi beragam pangan lokal yang ada di sekitar lingkungan dapat dijadikan sumber protein bagi anak-anak,” katanya.

Penanganan pencegahan kasus stunting di Kabupaten Biak Numfor menjadi program lintas instansi, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, organisasi TP PKK Biak. (*)

Editor : Edho Sinaga

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top