Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Suami Jaksa terjerat kasus Djoko Tjandra ternyata perwira polisi

ilustrasi topi polri papua
ILustrasi - IST

 

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Suami Jaksa  Pinangki Sirna Malasari ternyata seorang perwira polisi  dengan pangkat ajun komisaris besar. Hal itu diketahui dalam daftar rotasi jabatan dan tercantum dalam surat telegram Kapolri nomor ST/2247/VIII/KEP./2020 yang ditandatangani oleh AS SDM Irjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan, Senin (3/8/2020) kemarin

“Salah satu perwira Polri yang mendapat rotasi jabatan AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, yang merupakan suami dari jaksa Pinangki Sirna Malasari,” tulis CNN Indonesia, Selasa, (4/8/2020).

Baca juga : Jenderal polisi ini menjadi tersangka surat jalan Djoko Tjandra

Lagi, keterlibatan jenderal polisi bantu kabur DJoko Tjandra

Tak hanya Brigjen Nugroho, Jenderal polisi ini juga lindungi Djoko Tjandra

Loading...
;

Dalam telegram tersebut, Napitupulu dirotasi dari jabatannya sebagai Kepala Sub Bagian Opsnal Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri menjadi Kepala Sub Bagian Sistem dan Metode (Sismet) Bagian Pengkajian Sistem Biro Pengkajian dan Strategi Staf Logistik Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut rotasi terhadap Napitupulu tak berkaitan dengan kasus yang menjerat istrinya.

“Mutasi biasa untuk penyegaran organisasi,” kata Argo.

Tercatat Kejaksaan Agung mencopot Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi 2 pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Pinangki Sirnamalasari dari jabatannya.

Pinangki dicopot dari jabatannya karena diduga bertemu dengan Djoko Tjandra di Malaysia pada 2019 lalu dan beredar di media sosial.

Pencopotan Pinangki berdasarkan pada surat keputusan Wakil Jaksa Agung No KEP-IV-041/B/WJA/07/2020 tanggal 29 Juli 2020 tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin Tingkat Berat Berupa Pembebasan dari Jabatan Struktural.

“Hasil pemeriksaan pengawasan terkait inspeksi kasus terhadap permasalahan ini telah selesai dan pimpinan menjatuhkan disiplin tingkat berat. Artinya di-nonjob-kan kepada terlapor tadi,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono.

Pencopotan Pinangki ini menambah daftar aparat penegak hukum yang terlibat dalam pelarian Djoko Tjandra. Sebelumnya Polri lebih dulu mencopot tiga jenderalnya. Yakni Brigjen Prasetijo Utomo, Irjen Napoleon Bonaparte, serta Brigjen Nugroho Slamet Wibowo. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top