Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Sungai Martapura terkena intrusi air laut

Aliran Sungai Mamberamo panjangnya sekitar 670 Km. Sungai Mamberamo adalah sungai terpanjang ke-7 di Indonesia - IST
Sungai Martapura terkena intrusi air laut 1 i Papua
Ilustrasi sungai Membramo, Dok/Jubi

Intrusi yang muncul saat musim kemarau itu semakin dalam ke arah hulu sungai

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Banjarmasin, Jubi – Sungai Martapura di wilayah Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan mulai kemasukan air laut  atau intrusi. Kejadian yang muncul saat musim kemarau itu semakin dalam ke arah hulu sungai yang panjangnya mencapai 36,5 kilometer.

Sungai Martapura terkena intrusi air laut 2 i Papua

“Dalam kontrol kami saat ini intrusi air laut sudah sampai di wilayah Basirih hingga mencapai RK Ilir,” kata Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih, Kota Banjarmasin, Yudha Ahmadi, Minggu, (18/8/2019).

Baca juga : Pemkot Jayapura dan Uncen akan mereboisasi bantaran Sungai Kampwolker

Tak ada pasar, sungai pun jadi

TIM SAR Nabire hentikan pencarian korban tenggelam di Sungai Wami

Loading...
;

Intrusi atau keasinan tinggi kadar air sungai Martapura semakin mendekat ke intake pengambilan air baku milik PDAM Bandarmasih di daerah Sungai Buli. “Atau sekitar dua kilometer saat ini jaraknya dari air sungai Martapura yang mengalami intrusi,” kata  Ahmadi menambahkan.

Menurut Ahmadi, jika kemarau terus berlanjut tidak menutup kemungkinan air asin melewati ambang batas yang bisa diolah menjadi air bersih di wilayah pengambilan air baku di Sungai Bilu. Hal itu memaksa lembaganya akan ditutup pengambilan air baku sungai itu.

Tercatat kapasitas pengambilan air baku di intake Sungai Bilu mencapai 500 liter per detik. Hal  munculnya intrusi sangat berpengaruh pengolahan air bersih jika sampai terhenti di sana. “Bahkan bisa mencapai 30 persen, daya distribusinya ke pelanggan bisa berkurang,” kata Ahmadi menjelaskan .

Ia mengatakan  jika pengambilan air baku di intake Sungai Bilu tersebut mati, maka PDAM Bandarmasih hanya punya satu sumber lain, yakni, di wilayah Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Sedangan PDAM Bandarmasih juga memiliki kesiapan untuk mengantisipasi terjadinya krisis air baku ini, yakni dengan pengambilan air di irigasi dari air sungai di Riam Kanan.

“Kita berharap dalam minggu-minggu ini  terjadi hujan, sehingga bisa mendorong kembali air laut yang masuk ke muara,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top