HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Tahun ini dana Otsus Papua dicairkan tiga tahap

 

Ilustrasi Dana Otsus – Jubi. Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua menyampaikan, Dana Otonomi Khusus atau Otsus 2020 yang diperuntukan bagi Papua sebesar Rp5,861 triliun. Ini akan dicairkan dalam tiga tahap, berbeda dengan tahun sebelumnya yang dicairkan empat tahap.

Kepala Bappeda Papua, Yohanes Walilo mengatakan tahapan pencairan dana Otsus hanya dilakukan tiga tahap. Karena tahun ini Papua akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Dalam rapat terbatas, Presiden menginstruksikan agar pencairan dana Otsus dipercepat, yang mana untuk tahap pertama akan dicairkan 30 persen di bulan ini, dan tahap kedua Jubi dan ketiga Agustus atau September,” kata Walilo di Jayapura kemarin.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua menggunakan dana Otsus untuk mendukung pelaksanaan PON kurang lebih Rp2 Miliar, namun juga didukung dengan dana infrastruktur.

Sementara untuk pembagian dana Otsus ke kabupaten/kota masih akan didiskusikan kembali. “Kemungkinan porsinya baru akan dikembalikan seperti semula di 2021,” katanya.

Loading...
;

Dikutip dari keterangan resmi Sekretariat Kabinet, Selasa 20 Agustus 2019, pada RAPBN 2020, pemerintah mengalokasikan anggaran Dana Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat sebesar Rp 8,373 Triliun. Masing-masing dianggarkan untuk Provinsi Papua sebesar Rp5,861 Triliun dan Provinsi Papua Barat senilai Rp2,512 Triliun. Selain itu, masih ada pula dana tambahan infrastruktur dalam rangka Otonomi Khusus Papua (Provinsi Papua dan Papua Barat) sebesar Rp 4,680 triliun.

Dalam Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2020 disebutkan, arah kebijakan umum Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) tahun 2020 antara lain yaitu pertama, meningkatkan kualitas perencanaan dan ketepatan penggunaan anggaran; kedua, mendorong peningkatan efektivitas pelaksanaan; ketiga, meningkatkan akuntabilitas melalui penyaluran berdasarkan kinerja pelaksanaan; dan keempat, memperkuat monitoring dan evaluasi melalui sinergi dengan K/L terkait.

Baca juga  Penyelenggara Pemilu di Papua dipastikan bekerja profesional

Selain itu, sasaran pemerintahan Jokowi berikutnya adalah meningkatkan sinkronisasi rencana penggunaan dengan prioritas nasional melalui pembahasan usulan dengan K/L terkait. Selanjutnya, memperbaiki fokus dan prioritas penggunaan anggaran, terutama untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur; dan terakhir memperbaiki tatakelola Dana Otsus dan DTI dengan memperkuat peran APIP dalam mengawasi dan memberikan rekomendasi penyaluran. (*)

Editor: Syam Terrajana

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa