Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Tahun ini, program Bangga tetap dilakukan di tiga kabupaten

Tahun ini, program Bangga tetap dilakukan di tiga kabupaten 1 i Papua
Asisten Bidang Umum Papua, Elysa Auri – Jubi/Dok

Jayapura, Jubi – Program Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera atau biasa disebut Bangga Papua, tahun ini tetap akan difokuskan di tiga kabupaten, yakni Asmat, Lanny Jaya dan Paniai sebagai daerah percontohan.

Asisten Bidang Umum Papua, Elysa Auri mengatakan sebenarnya program Bangga Papua tahun ini akan dikembangkan di 11 kabupaten. Namun dengan adanya kebijakan Gubernur, maka ditetapkan di tiga kabupaten.

“Yang jelas hasilnya bagus, karena terbukti mampu mengangkat kesejahteraan keluarga,” kata Auri, di Jayapura pekan kemarin.

Tahun ini, program Bangga tetap dilakukan di tiga kabupaten 2 i Papua

Ia tekankan, keberhasilan program Bangga Papua ini telah mengangkat ekonomi masyarakat di Kabupaten Asmat, yang mempunyai prospek sangat bagus, sehingga pemerintah setempat meminta untuk dilanjutkan.

“Mudah-mudahan dengan program ini dapat memberikan satu dampak positif bagaimana hidup orang Papua dari sisi kesehatan, pendidikan dan pertumbuhan ekonomi terus mengalami perubahan ke arah yang lebih baik,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan dana program Bangun Generasi dan Keluarga Sejahtera (Bangga) Papua, hanya boleh dipakai untuk kebutuhan gizi anak mulai dari umur 0 sampai dengan 4 tahun, tidak boleh dipakai untuk yang lain.

“Setiap ibu harus bisa memastikan gizi anak sampai dengan umur 4 tahun. Untuk itu, ibu-ibu yang menerima harus benar-benar manfaatkan dana itu,” kata Enembe.

Loading...
;

Menurut ia, lewat program Bangga Papua, seorang ibu mendapat dana dari pemerintah provinsi setiap bulannya sebesar Rp200 ribu per anak. Hal ini sebagai upaya untuk mempersiapkan generasi emas Papua yang cerdas dan berkualitas.

“Program ini sudah berjalan di Kabupaten Asmat, Paniai dan Lanny Jaya sebagai percontohan. Jika berjalan baik, ke depan akan diberlakukan di kabupaten/kota lainnya,” ujarnya.

Menurut ia, untuk Asmat sudah terdata ada sekitar 12 ribu anak 0-4 tahun. Sedangkan Paniai baru 5 ribu anak yang terdata. Dengan demikian, kabupaten lainnya diminta untuk mulai mendata seluruh anak agar program ini benar-benar tepat sasaran.

“Kita harus punya data anak yang valid, terutama tiga kabupaten percontohan ini,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top