Taiwan dikabarkan menambah 300 rudal buatan AS untuk hadapi China

papua rudal misil
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Taiwan berencana membeli 300 rudal Patriot tambahan dari Amerika Serikat untuk melawan ancaman China yang semakin besar terhadap wilayahnya. Sumber keamanan kepada Apple Daily Taiwan mengatakan Komando Angkatan Udara Taiwan berencana membeli tambahan 300 rudal pencegat Patriot Advanced Capability 3 (PAC-3) Missile Segment Enhancement dari AS tahun depan.

Jika pembelian tersebut benar dan disetujui, Taiwan akan memiliki rudal PAC-3 sebanyak 650 buah pada 2027 mendatang.

Kepala Staf Angkatan Udara Taiwan Huang Chih-wei mengatakan dia tak dapat mengungkapkan jumlah pasti rudal yang dibeli negara tersebut. Namun, ia mengklaim bahwa pengadaan sistem peluru kendali akan tetap masuk dalam anggaran negara yang dialokasikan sebesar US$6 miliar.

Baca juga : Ini kemarahan China ketika pejabat AS kunjungi Taiwan

Ini langkah Taiwan saat AU China patroli pulau

Pemimpin Taiwan tolak tawaran China

Loading...
;

Sementara itu, Taiwan News, menulis Wakil Menteri Pertahanan Chang Che-ping mengatakan Taiwan telah meminta sejumlah besar peluru kendali di awal rencana akuisisi rudal patriot tersebut.

Meski dalam tahap implementasinya, AS menyatakan Taiwan hanya dapat memperoleh rudal patriot dengan jumlah yang lebih sedikit dari permintaan awal karena pertimbangan anggaran.

Chang mengatakan awalnya jumlah tersebut tidak memenuhi persyaratan operasional yang ditetapkan Taiwan.

Ia menuturkan untuk memenuhi kekurangan itu, Angkatan Udara Taiwan menambah jumlah pembelian sesuai dengan ketentuan undang-undang. Dalam kesempatan itu, Huang mengatakan bahwa militer Taiwan akan melakukan pembelian senjata tambahan senilai 22,6 miliar dolar Taiwan dari AS tahun depan.

Huang tak merinci alutsista apa yang akan dibeli dari AS. Ia mengatakan informasi tersebut masih rahasia lantaran Kongres AS belum diberitahu soal rencana akuisisi tersebut. Seorang sumber kepada Channel News Asia berspekulasi bahwa pembelian alutsista tahun depan dapat mencakup tank howitzer 109 self-propelled.

Meski begitu, Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan (MND) belum memastikan barang-barang tersebut masuk dalam kesepakatan pengadaan senjata dengan AS. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top