Tak ada tempat mama-mama terpaksa jualan di terminal

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Nabire, Jubi – Sebagian besar mama–mama penjual di pasar Karang Tumaris berjualan di samping terminal. Mama-mama tersebut berasal dari kampung sehingga tak memiliki lokasi tetap di dalam pasar.

“Di dalam pasar itu semua tempat, orang punya. Kalau kami masuk, ya dapat marah,” kata seorang penjual sayur, Bertha Pakage saat ditemui Jubi, Raru (5/4/2017).

Karena berasal dari kampung, Bertha mengaku tidak setiap hari berjualan.Kadang seminggu tiga atau dua kali. Tergantung hasil kebun apakah mencukupi untuk dijual atau tidak.

“Kami harus buat kebun dulu. Ada hasil baru kami jual,” katanya. Mama-mama ini bersalah dari beberapa suku, seperti Mee/Ekari, Moni dan Dani.

Sementara itu seorang rekan kalinya Yuli menambahkan meski berjualan di luar pasar, tetapi mereka tetap diwajibkan membayar retribusi. “Petugas dari kantor yang biasa tagih tiap hari,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top