Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Tak cukup dukungan, KPU Manokwari tolak satu berkas pasangan perseorangan

Aplena Alfonsina L.Ruimaikeuw, Divisi Teknis Penyelenggara KPU kabupaten Manokwari.(Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari resmi menutup waktu penyerahan berkas dukungan pasangan perseorangan pada hari Minggu, 23 Februari 2020, pukul 24.00 Waktu Papua.

Penutupan tersebut diikuti dengan proses verifikasi berkas dukungan salah satu pasangan perorangan Peserta Pilkada Bupati Manokwari.Aplena Alfonsina L.Ruimaikeuw, Divisi Teknis Penyelenggara KPU kabupaten Manokwari mengatakan, penyerahan berkas dukungan pasangan perseorangan telah ditutup.

Salah satu pasangan perorangan yang telah memasukan syarat dukungannya juga ditolak. Itu setelah tim verifikasi melakukan pengecekan data dan keabsahan dokumen yang dipersyaratkan.”Ada satu pasangan perorangan, tapi tidak memenuhi syarat mereka adalah pasangan Ronald Mambieuw dan Reineke E.Musa (Romansa),” kata Aplena kepada wartawan di kantor KPU Manokwari, Senin (24/2/2020).

Dikatakan Aplena, bahwa jumlah syarat dukungan yang seharusnya adalah 14.488. Hasil pemeriksaan dapat diterima secara aplikasi Silon karena memenuhi syarat 14.490. Tetapi setelah dilakukan pengecekan fisik (hard copy), ternyata dokumennya hanya 13.815.

Pasangan calon, lanjut Aplena, juga tidak menyertakan satu syarat dokumen dari 3 (tiga) syarat yang ditetapkan.”Paslon hanya membawa dokumen B1 KWK Perseorangan dan B1.1KWK Perseorangan, tapi hanya 6 (enam) kampung dari Distrik Warmare. Paslon tidak menyertakan dokumen B2 KWK Perseorangan sebagai satu syarat dokumen,” katanya.

Diapun menjelaskan, bahwa dokumen salinan yang tidak memenuhi syarat sekitar 600-san. Karena jumlah yang diinput dalam aplikasi Silon tidak sesuai dengan bukti fisik (Hard copy) yang disertakan.”Jadi KPU tetap berpatokan pada data diaplikasi Silon,” tukasnya.

Loading...
;

Sementara, Paskalis Semunya, Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Provinsi Papua Barat mengatakan, sesuai PKPU No. 16 Tahun 2020, KPU Provinsi wajib lalukan asistensi terhadap KPU kabupaten/kota setelah 5 (lima) hari (19-23 Februari) penyerahan dukungan bakal calon perseorangan.

Di Papua Barat, serentak di 7 (tujuh) kabupaten peserta Pilkada 2020 telah resmi menutup penyerahan syarat dukungan pasangan perorangan, termsuk Manokwari.”Kami dari KPU Provinsi hanya lakukan asistensi dan itu wajib. Hasil asistensi KPU Papua Barat di KPU kabupaten Manokwari, salah satu paslon perseorangan (Romansa) tidak memenuhi batas minimal dukungan yang harus terpenuhi sehingga paslon tersebut ditolak dan KPU telah menutup batas pelayanan pada 23 Februari 2020 pukul 24.00 WIT,” katanya.

Paskalis mengutarakan, bahwa KPU beri waktu 3 (tiga) hari kedepan untuk Paslon perseorangan sampaikan hak konstitusinya melalui Bawaslu Kabupaten (jika hendak disengketakan).”Tetapi jika Paslon bersedia menerima penolakan maka hal itu akan jauh lebih baik untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama di Manokwari”, ujarnya.(*)

Editor: Syam Terrajana

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top